Berita

GT Cikampek Utama 2/Ist

Nusantara

Hampir Sejuta Kendaraan Sudah Masuk Jabodetabek

MINGGU, 06 APRIL 2025 | 11:11 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Sebanyak 918 ribu kendaraan telah kembali ke Jabodetabek sejak H+1 sampai dengan H+3 Hari Raya Idulfitri 1446 Hijriah. Total volume kendaraan yang kembali ke wilayah Jabodetabek meningkat 39,94 persen jika dibandingkan lalu lintas (lalin) normal.

Corporate Communication and Community Development Group Head PT Jasa Marga (Persero) Tbk, Lisye Octaviana mengatakan, pihaknya mencatat sebanyak 918.540 kendaraan kembali ke wilayah Jabotabek pada H1 sampai dengan H+3 libur Idulfitri 1446.

"Angka tersebut merupakan angka kumulatif arus lalu lintas dari 4 Gerbang Tol (GT) Utama, yaitu GT Cikampek Utama (dari arah Trans Jawa), GT Kalihurip Utama dan GT Fungsional Japek II Selatan (dari arah Bandung), GT Cikupa (dari arah Merak), dan GT Ciawi (dari arah Puncak)," kata Lisye dalam keterangan tertulisnya, Minggu, 6 April 2025.


Lisye menjelaskan, total volume lalin yang kembali ke wilayah Jabotabek ini meningkat 39,94 persen jika dibandingkan lalin normal yakni sebanyak 656.385 kendaraan.

Untuk distribusi lalin kembali ke Jabodetabek berasal dari 3 arah, yaitu dengan mayoritas sebanyak 480.812 kendaraan atau 52,3 persen dari arah Timur atau Trans Jawa dan Bandung, 233.389 kendaraan atau 25,4 persen dari arah Barat atau Merak), dan 204.339 kendaraan atau 22,2 persen dari arah Selatan atau Puncak.

"Pada periode H+3 libur Idulfitri 1446 Hijriah atau Jumat, 4 April 2025, Jasa Marga mencatat lalu lintas dari arah Trans Jawa dan Bandung, untuk di GT Cikampek Utama sebanyak 88.008 kendaraan meningkat 217,9 persen dari lalin normal 27.680 kendaraan, serta GT Kalihurip Utama dan GT Fungsional Japek II Selatan sebanyak 54.199 kendaraan meningkat 79,3 persen dari lalin normal 30.216 kendaraan," jelas Lisye.

"Untuk kendaraan dari arah Selatan melalui GT Ciawi tercatat 44.031 kendaraan meningkat sebesar 36,9 persen dari lalin normal 32.171 kendaraan, dan kendaraan dari arah Barat melalui GT Cikupa tercatat 52.045 kendaraan meningkat 6,5 persen dari lalin normal 48.850 kendaraan," sambung Lisye.

Untuk itu, Lisye mengimbau masyarakat yang saat ini masih berada di kampung halaman untuk mengatur waktu perjalanan kembali ke Jabotabek dan bisa kembali lebih cepat sebelum waktu yang diprediksi menjadi puncak arus balik. 

Atau bagi yang memiliki kelonggaran waktu dengan memanfaatkan potongan tarif tol 20 persen yang diberlakukan di Jalan Tol Trans Jawa yang akan diberlakukan kembali pada Selasa, 8 April 2025 pukul 05.00 WIB sampai dengan Kamis, 10 April 2025 pukul 05.00 WIB untuk perjalanan menerus dari GT Kalikangkung menuju GT Cikampek Utama.

Sedangkan untuk Jalan Tol Trans Sumatera potongan tarif 20 persen berlalu pada Selasa, 8 April 2025 pukul 07.00 WIB sampai dengan Kamis, 10 April 2025 pukul 07.00 WIB untuk perjalanan menerus dari GT Sinasak/GT Kisaran menuju GT Tanjungpura/GT Pangkalan Brandan.

"Jasa Marga mengimbau masyarakat untuk memastikan kesiapan perjalanan, di antaranya memastikan kondisi pengemudi dan kendaraan dalam keadaan prima dan laik jalan, mempersiapkan perbekalan, memastikan kecukupan BBM dan saldo kartu uang elektronik,” ungkap dia.

“Patuhi rambu dan arahan petugas di lapangan serta selalu disiplin dalam mematuhi peraturan berkendara di jalan tol. Gunakan waktu dengan bijak dengan tidak berlama-lama di rest area agar dapat bergantian dengan pengguna jalan yang lain," pungkas Lisye.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Deklarasi New Delhi, Terjemahkan Komitmen Jadi Hasil Nyata

Sabtu, 12 September 2026 | 21:55

Usulan Masa Jabatan Kades Tak Terbatas Harus Ditolak

Sabtu, 12 September 2026 | 21:10

Polisi Beberkan Peran Tiga Tersangka Pengeroyokan Maut Pejompongan

Sabtu, 12 September 2026 | 20:32

Prabowo Perkuat Peran Indonesia dalam Kerja Sama Multilateral di KTT BRICS 2026

Sabtu, 12 September 2026 | 19:48

Morits L Tamaela Terpilih Sebagai Sekjen ADEKSI, Konsolidasi DPRD Kota Seluruh Indonesia Diperkuat

Sabtu, 12 September 2026 | 19:32

Menyusuri Perkebunan Sawit dan Karet, Mantri BRI Jaga Akses Keuangan Sumatera Selatan

Sabtu, 12 September 2026 | 19:27

Purbaya Tak Mau Ikuti Jepang Pangkas PPN, Ini Alasannya

Sabtu, 12 September 2026 | 18:18

Cek Bansos BPNT September 2026, Ada Pencairan hingga Rp600.000

Sabtu, 12 September 2026 | 18:11

Patahan Surabaya Jadi Sorotan di Medsos, Ini Penjelasan Pakar ITS

Sabtu, 12 September 2026 | 17:54

Cek Daftar HP yang Tak Bisa Lagi WhatsApp Mulai September 2026

Sabtu, 12 September 2026 | 17:40

Selengkapnya