Berita

Ekonom Senior Indef, Fadhil Hasan

Bisnis

Pemerintah Harus Kurangi Ketergantungan Ekspor ke AS

JUMAT, 04 APRIL 2025 | 21:31 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Pemerintah perlu mengurangi ketergantungan pasar Amerika Serikat (AS) untuk memasarkan produk dalam negeri. Hal ini penting agar Indonesia tidak kelabakan saat AS mengeluarkan kebijakan tarif resiprokal sebesar 32 persen seperti saat ini.

“Saya kira dalam jangka menengah dan panjang, kita harus mengurangi ketergantungan dengan AS, hubungan dagang dengan Amerika,” kata ekonom senior Indef, Fadhil Hasan dalam diskusi virtual bertema Waspada Genderang Perang Dagang, Jumat, 4 April 2025.

Menurutnya kebijakan diversifikasi negara tujuan ekspor produk dalam negeri penting dilakukan agar tidak bergantung pada satu negara saja. 


“Diversifikasi negara tujuan ekspor kita ke negara-negara lain yang non tradisional atau yang selama ini memiliki hubungan baik dan terbuka,” ucapnya.

Selain itu, kata Fadhil Hasan, Indonesia perlu memaksimalkan hubungan dengan negara-negara sahabat selain AS untuk memaksimalkan perdagangan.

“Dan juga menggunakan multilateral untuk bisa memaksimalkan hubungan perdagangan kita dengan negara-negara tersebut,” tutupnya.

Data Badan Pusat Statistika (BPS) tahun 2024, AS menjadi tujuan terbesar kedua ekspor nonmigas Indonesia. Posisi pertama ditempati China dengan nilai tahunan 60,2 juta Dolar AS. Posisi kedua ditempat AS dengan 26,3 juta Dolar AS dan Jepang di posisi ketiga dengan nilai 18,5 juta Dolar AS.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Tertekan Lonjakan Minyak, Harga Emas Dunia Anjlok ke Level 4.254 Dolar AS

Senin, 28 September 2026 | 08:30

Iran Siap Hadapi "Perang Kiamat" dengan AS

Senin, 28 September 2026 | 08:12

Jalan Terbuka Bagi Dividen BEI: Proses Demutualisasi Masuki Tahap Pengkajian Saham

Senin, 28 September 2026 | 07:52

Halal Jangan Berhenti di Sertifikat

Senin, 28 September 2026 | 07:38

IAMI Lahir di Jakarta, Nasaruddin Umar Jadi Presiden Pertama

Senin, 28 September 2026 | 07:07

APH Harus Turun Tangan Tertibkan Tarif Parkir Tak Wajar

Senin, 28 September 2026 | 07:05

Kejagung Didesak Bongkar Mata Rantai Uang Chromebook

Senin, 28 September 2026 | 06:47

Pagar Nusa Kukuhkan 25 Kader Pasukan Inti di Taiwan

Senin, 28 September 2026 | 06:42

Indonesia Ikut Ajang WSC 2026 di Shanghai, Ini Manfaatnya

Senin, 28 September 2026 | 06:20

Ekosistem Logistik di Kawasan Timur Masih Penuh Tantangan

Senin, 28 September 2026 | 05:54

Selengkapnya