Berita

Laura Loomer/Net

Dunia

Usai Ketemu Laura Loomer, Trump Singkirkan Enam Pejabat Keamanan Nasional

JUMAT, 04 APRIL 2025 | 08:26 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali membuat gebrakan kontroversial di Gedung Putih dengan memecat enam pejabat Dewan Keamanan Nasional (NSC) tak lama setelah bertemu dengan aktivis sayap kanan dan penganut teori konspirasi, Laura Loomer.

Pertemuan yang berlangsung di Ruang Oval itu digambarkan oleh sejumlah pejabat sebagai "tontonan luar biasa", di mana Loomer masuk ke dalam Gedung Putih dengan membawa tumpukan dokumen yang menuduh sejumlah pejabat NSC tidak setia kepada presiden.

Menurut sumber yang mengetahui langsung pertemuan tersebut, Loomer secara terbuka menyerang integritas dan kesetiaan para pejabat NSC.


Presiden Trump sendiri, ketika ditanya mengenai keputusan mendadaknya ini saat berada di atas Air Force One, hanya memberikan pernyataan singkat. 

“Terkadang kita melepaskan orang-orang yang tidak kita sukai,” seperti dikutip dari New York Times pada Jumat, 4 April 2025. 

Nama-nama yang dipecat termasuk Brian Walsh (Direktur Senior Intelijen), Maggie Dougherty (Direktur Senior Organisasi Internasional), dan Thomas Boodry (Direktur Senior Urusan Legislatif). 

Meskipun demikian, Wakil Penasihat Keamanan Nasional Alex Wong, yang menjadi salah satu target utama Loomer, tidak termasuk dalam daftar pejabat yang diberhentikan.

Michael Waltz, penasihat keamanan nasional yang memimpin NSC, dikabarkan hadir belakangan dalam pertemuan dan sempat membela stafnya. 

Namun, seorang pejabat mengatakan bahwa Waltz tampaknya tidak memiliki kuasa untuk melindungi stafnya kali ini.

Kehadiran Loomer, tokoh kontroversial yang dikenal karena pernyataan-pernyataan ekstremnya termasuk klaim bahwa serangan 11 September adalah “pekerjaan orang dalam” menjadi sorotan utama. 

Meskipun sejumlah sekutu Trump menganggap Loomer terlalu ekstrem, pengaruhnya terhadap keputusan Trump dalam pertemuan ini tampak nyata.

Dalam pernyataannya di platform sosial X setelah laporan New York Times muncul, Loomer membenarkan kehadirannya di pertemuan itu, tetapi menolak memberikan detail lebih lanjut. 

“Saya tidak akan membocorkan isi percakapan pribadi dengan Presiden,” tulisnya singkat.

Pertemuan yang berlangsung sekitar 30 menit itu juga dihadiri oleh sejumlah tokoh penting di lingkaran dalam Trump, seperti Wakil Presiden J.D. Vance, Kepala Staf Susie Wiles, Kepala Kantor Personalia Sergio Gor, dan Menteri Perdagangan Howard Lutnick.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Wabah DBD Bangladesh Makin Parah, 42.590 Dirawat dan 117 Lainnya Meninggal Dunia

Senin, 07 September 2026 | 12:27

Purbaya Ajukan Anggaran Kemenkeu Rp49,8 Triliun di 2027

Senin, 07 September 2026 | 12:14

Public Expose Live 2026, 45 Emiten Siap Buka Kinerja dan Prospek Usaha

Senin, 07 September 2026 | 12:04

Kini Giliran Ketua dan Wakil Ketua DPRD Kota Bengkulu Dipanggil KPK

Senin, 07 September 2026 | 11:53

Komisi VIII DPR Desak Pemerintah Perkuat Kesiapsiagaan Erupsi Gunung Api

Senin, 07 September 2026 | 11:41

Wamenhaj Tekankan Revitalisasi KBIHU dan Pelindungan Jemaah dari Travel Bermasalah

Senin, 07 September 2026 | 11:33

Harga Minyak Naik Lagi Sentuh Level 96 Dolar AS

Senin, 07 September 2026 | 11:25

Ombudsman Soroti Peredaran Narkoba dan Pungli di Lapas

Senin, 07 September 2026 | 11:21

Cadangan Devisa RI Agustus 2026 Capai Rp2.582 Triliun, Naik 1,2 Miliar Dolar AS

Senin, 07 September 2026 | 11:19

Belanja Mitigasi Jadi Investasi Hadapi Erupsi Gunung Api

Senin, 07 September 2026 | 11:12

Selengkapnya