Berita

Ilustrasi/RMOL

Bisnis

Bursa Ekuitas Eropa Rebound Jelang Tarif Resiprokal AS

RABU, 02 APRIL 2025 | 07:21 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pasar saham Eropa melesat pada penutupan perdagangan Selasa 1 April 2025 waktu setempat. 

Bursa ekuitas rebound dari level terendah dua bulan yang dicapai pada sesi sebelumnya, saat pedagang bersiap menghadapi penerapan tarif timbal balik (resiprokal) yang diluncurkan Amerika Serikat (AS).

Indeks pan-Eropa STOXX 600 ditutup melesat 1,07 persen atau 5,72 poin menjadi 539,64. 


Bursa regional utama juga menghijau. DAX Jerman naik 1,7 persen atau 376,49 poin menjadi 22.539,98. 

Sementara itu, FTSE 100 Inggris menguat 0,61 persen atau 51,99 poin menjadi 8.634,80 dan CAC Prancis terbang 1,1 persen atau 85,65 poin menjadi 7.876,36.

Presiden AS Donald Trump akan mengumumkan penerapan tarif timbal balik sebesar 20 persen untuk sebagian barang yang diimpor ke AS. Berminggu-minggu pasar gelisah sejak pertama kali Trump mengumumkan rencana tersebut. 

Industri manufaktur zona Euro menunjukkan tanda-tanda awal pemulihan. Inflasi zona Euro mereda pada Maret, sesuai ekspektasi, sementara angka inti melambat lebih dari perkiraan.

Saham perangkat lunak SAP dan raksasa semikonduktor ASML melesat, menjadi penguatan  STOXX 600.  SAP naik 2,3 persen dan ASML melejit 3,1 persen. Saham Airbus juga melejit 3,2 persen.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya