Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Hooters Ajukan Bangkrut, Seluruh Jaringan Restoran Akan Dijual

SELASA, 01 APRIL 2025 | 22:18 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Jaringan restoran asal Amerika Serikat, Hooters, resmi mengajukan kebangkrutan pada Senin 31 Maret 2025, dan berencana menjual seluruh jaringan restorannya. 

Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari restrukturisasi keuangan perusahaan di tengah tekanan industri makanan dan minuman yang semakin besar.

Hooters akan menjual sekitar 100 restoran yang dimilikinya kepada dua kelompok pewaralaba yang saat ini telah mengoperasikan sepertiga dari total jaringan restoran tersebut. 


Nantinya, kedua kelompok ini akan mengambil alih operasional Hooters di wilayah Tampa, Florida, dan Chicago.

CEO Hooters of America, Sal Melilli, menyatakan bahwa keputusan ini merupakan langkah penting dalam memperkuat kondisi finansial perusahaan. 

"Pengumuman hari ini menandai tonggak penting dalam memperkuat fondasi keuangan Hooters, sekaligus memastikan kami tetap memberikan pengalaman terbaik bagi pelanggan," ujarnya dalam pernyataan resmi, dikutip dari CNN pada Selasa 1 April 2025.

Hooters mengajukan perlindungan kebangkrutan Bab 11 di pengadilan Texas, memungkinkan perusahaan tetap beroperasi sambil menjalani proses restrukturisasi. Perusahaan menargetkan bisa keluar dari status bangkrut dalam waktu 90 hingga 120 hari.

Akuisisi Hooters akan melibatkan beberapa pihak, termasuk Neil Kiefer, CEO grup pewaralaba Hooters Inc. yang juga merupakan salah satu pendiri asli merek tersebut. 

Kiefer menilai bahwa selama bertahun-tahun, kepemilikan Hooters berada di tangan perusahaan yang kurang memahami identitas mereknya.

"Pembelian atau buyback diharapkan akan mengembalikan Hooters "ke akarnya,"kata Kiefer.

Sebelumnya, Hooters sempat diakuisisi oleh Nord Bay Capital dan TriArtisan Capital Advisors pada 2019. Kini, di tengah tantangan bisnis yang semakin berat, Hooters bukan satu-satunya jaringan restoran yang menghadapi kesulitan finansial. 

BurgerFi dan Red Lobster juga telah mengajukan kebangkrutan dalam beberapa waktu terakhir, mencerminkan krisis yang melanda industri restoran di AS.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Pembongkaran Tiang Monorel Mangkrak Demi Penataan Kawasan

Minggu, 11 Januari 2026 | 07:59

Lahan Huntap Korban Bencana Harus Segera Dituntaskan

Minggu, 11 Januari 2026 | 07:52

Ini Identitas Delapan Orang dan Barbuk OTT Pejabat Pajak Jakut

Minggu, 11 Januari 2026 | 07:12

Larangan Tambang Emas Rakyat, Kegagalan Baca Realitas

Minggu, 11 Januari 2026 | 06:58

Pelapor Pandji Dianggap Klaim Sepihak dan Mencatut Nama NU

Minggu, 11 Januari 2026 | 06:30

Romantisme Demokrasi Elektoral dan Keliru Baca Kedaulatan

Minggu, 11 Januari 2026 | 06:08

Invasi AS ke Venezuela Bisa Bikin Biaya Logistik Internasional Bengkak

Minggu, 11 Januari 2026 | 05:45

Khofifah Ajak Pramuka Jatim Sukseskan Ketahanan Pangan dan MBG

Minggu, 11 Januari 2026 | 05:23

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

Klok Dkk Siap Melumat Persija Demi Amankan Posisi

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:40

Selengkapnya