Berita

Joko Widodo dan Megawati Soekarnoputri/Net

Politik

Jokowi-Megawati Harus Dewasa dan Elegan Sebagai Tokoh Bangsa

SELASA, 01 APRIL 2025 | 15:36 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Konflik yang terjadi antara Presiden ke-7 Joko Widodo dengan Presiden ke-5 Megawati Soekarnoputri sedianya disudahi. Kedua mantan presiden itu seharusnya bersikap dewasa meski "perang dingin".

Demikian analisa Pengamat Politik sekaligus Dosen Pascasarjana Universitas Sahid Jakarta, Saiful Anam saat berbincang dengan RMOL, Selasa 1 April 2025.

“Mestinya baik Jokowi maupun Mega sama-sama menunjukkan sikap dewasa dan elegan,” kata Anam.


Menurut Anam, Jokowi dan Megawati sebagai senior di politik tidak boleh kalah dewasa dengan putra Presiden Prabowo Subianto, Didit Hediprasetyo.

Pasalnya, di momen Lebaran Idulfitri 1446 Hijriyah, Didit justru sibuk sowan ke semua pihak termasuk Jokowi dan Megawati.

“Ini sungguh kekanak-kanakan yang ditunjukkan baik oleh Mega maupun Jokowi, keduanya mempertontonkan ketidakberwibawaan seorang tokoh bangsa, jika tokoh bangsanya seperti ini maka jangan salahkan jika rakyatnya saling cakar-cakaran,” ujarnya.

Anam berharap, semua tokoh bangsa harus saling berangkulan dan ikut andil dalam memajukan Indonesia.

“Saya kira ke depan harus menunjukkan sikap politik yang sejuk dan menentramkan rakyat. Jangan kemudian karena perbedaan politik mengakibatkan menjadi musuh abadi,” kata Anam.

Adapun Jokowi tidak menghadiri undangan Presiden Prabowo Subianto ke Istana Negara untuk halal bihalal. Jokowi mengaku memilih untuk tetap di Solo berlebaran bersama keluarga.

"(Ke Jakarta ketemu Pak Prabowo?) Nggak, nggak, Lebaran di sini (Solo)," katanya di Graha Saba Buana, Solo, Jawa Tengah, pada Senin 31 Maret 2025.

Ketidakhadiran itu ditengarai karena takut bertemu Megawati, yang juga tidak hadir ke Istana Negara.

Sementara itu, Didit Hediprasetyo, menyambangi kediaman Megawati dalam momentum Idulfitri di Jalan Teuku Umar, Jakarta, Senin, 31 Maret 2025.

Usai dari rumah Megawati, Didit pun langsung ke Solo untuk menemui Jokowi.

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

KPK NU Demo di Gedung Merah Putih KPK, Desak Penangkapan Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:23

UPDATE

Wall Street Hijau Usai Data Tenaga Kerja Redupkan Sinyal Kenaikan Bunga The Fed

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:21

Biaya Perawatan Naik 106 Persen, Deteksi Dini Penting untuk Tekan Risiko

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:05

Harga Solar Naik Tinggi, G7 Lepas 100 Juta Barel Cadangan

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:51

Bank Syariah Jumbo Bakal Bertambah, OJK Pasang Target Lima Pemain

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:21

Bursa Eropa Bangkit, DAX Naik 1,17 Persen

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:06

Digitalisasi Parkir On Street Efektif Cegah Pungli

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:53

Suyudi-Wahyu Memimpin Polri: Tujuh Agenda Besar, Saatnya Pembuktian

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:22

Awas, Aktivitas Merapi Melonjak

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:04

Pengamen Dilarang Aktivitas di Mikrotrans dan Halte Transjakarta

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:53

Ahli Hukum Diusir MK, Apakah Gibran Sudah Bisa Didiskualifikasi?

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:34

Selengkapnya