Berita

Warga memasuki kompleks Istana Merdeka, Jakarta pada Senin, 31 Maret 2035/RMOL

Politik

Warga Berbondong-bondong Masuki Istana, Siap Idulfitri Bareng Prabowo

SENIN, 31 MARET 2025 | 09:13 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Ratusan warga memadati kompleks Istana Merdeka Jakarta pada Senin pagi, 31 Maret 2025, menjelang perayaan Idulfitri bersama Presiden Prabowo Subianto. 

Warga yang datang sejak pagi hari terlihat sangat antusias menantikan kesempatan untuk masuk ke dalam istana.

Pantauan RMOL menunjukkan, pintu gerbang Istana Majapahit baru dibuka sekitar pukul 08.00 WIB. Begitu pintu gerbang dibuka, warga yang sudah menunggu sejak pagi langsung berbondong-bondong masuk, dengan tertib mengikuti prosedur pemeriksaan dan pengambilan ID card yang disediakan panitia.


Salah satu warga dari Sahabat Disabilitas, Rosidah (51), menyampaikan rasa syukurnya karena bisa ikut serta dalam acara ini setelah mengantre selama 1,5 jam di luar gerbang. 

"Kami dari Jakarta Selatan, dari Sahabat Disabilitas. Sampai setengah tujuh pagi, ikut antre seperti tahun-tahun sebelumnya. Kami merasa bersyukur karena kami sebagai disabilitas selalu diprioritaskan," ujar Rosidah dengan penuh semangat kepada RMOL. 

Rosidah menyampaikan harapannya kepada Presiden Prabowo Subianto agar pengaturan antrean memasuki istana lebih memprioritaskan kaum disabilitas.

"Lebih ditingkatkan lagi prioritasnya Jangan sampai kita menunggu terlalu lama. Kami kan disabilitas beda-beda ada yang gak kuat berdiri. Karena mereka pakai tongkat pakai alat bantu yang lain. Biasanya kita ramah tamah, makan bersama, dan ketemu pak presiden," ujarnya. 

Menurut penuturan Rosidah, sejak masa pemerintahan Presiden ke-7 RI Joko Widodo, warga disabilitas memang selalu diundang setiap tahunnya untuk menghadiri acara Idulfitri bersama Presiden. 

"Diundang ke Istana setiap tahun dari jamannya pak Jokowi," ungkapnya. 

Melihat acara open house Istana tahun lalu, Rosidah mengatakan secara garis besar acara tersebut diisi dengan ramah tamah, makan bersama dan yang paling utama adalah bertemu presiden Prabowo.

"Kami merasa dihargai dan selalu mendapatkan prioritas. Namun, kami berharap ke depannya prioritas ini bisa lebih ditingkatkan lagi. Jangan sampai kami harus menunggu terlalu lama, karena beberapa di antara kami ada yang tidak kuat berdiri lama, ada yang memakai tongkat atau alat bantu lainnya," tambahnya.

Acara tahunan ini tak hanya menjadi momen kebersamaan antara warga dan pejabat negara, tetapi juga sebagai ajang silaturahmi, di mana para tamu dapat berbincang santai, menikmati hidangan, dan berkesempatan bertemu langsung dengan para pemimpin negara. "Biasanya kami makan bersama dan bertemu dengan Pak Presiden," tutup Rosidah, yang tampak penuh harap untuk acara yang akan semakin baik di masa mendatang. 

Kehadiran Prabowo Subianto dalam acara ini menunjukkan komitmennya untuk melanjutkan tradisi yang sudah berjalan bertahun-tahun, mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat.

"Biasanya kita ramah tamah, makan bersama, dan ketemu pak presiden," pungkasnya. 

Menurut Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden, Yusuf Permana, setelah melaksanakan salat Idulfitri di Istiqlal, Prabowo akan menuju istana untuk hadir dalam acara silaturahmi "Gelar Griya". 

Acara tersebut merupakan wadah silaturahmi antara Prabowo dengan para pejabat negara, para Duta Besar negara sahabat, tokoh nasional dan masyarakat umum.

Populer

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Anak SMA Peserta Cerdas Cermat MPR Ramai-ramai Dibully Juri dan MC

Senin, 11 Mei 2026 | 14:27

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

UPDATE

Wall Street Menguat Terdorong Perkembangan Konflik Iran-AS

Kamis, 21 Mei 2026 | 08:18

Dolar AS Terkoreksi, Indeks DXY Turun ke 99,10

Kamis, 21 Mei 2026 | 08:07

Warga AS dari Zona Ebola Dievakuasi ke Eropa

Kamis, 21 Mei 2026 | 07:50

Di DK PBB, Indonesia Kutuk Serangan RS Gaza dan Penahanan 9 WNI

Kamis, 21 Mei 2026 | 07:38

RUPST Solid 89,53 Persen, AGRO Resmi Jalankan Peta Besar 2030

Kamis, 21 Mei 2026 | 07:32

Logam Mulia Global Bangkit, Emas Spot Melesat 1,1 Persen

Kamis, 21 Mei 2026 | 07:14

STOXX dan DAX Terbang, Investor Borong Saham Bank dan Semikonduktor

Kamis, 21 Mei 2026 | 07:00

Mahalnya Harga Sebuah Kepercayaan Pasar

Kamis, 21 Mei 2026 | 06:41

Prabowo Minta Pimpinan Bea Cukai Diganti Bukan Teguran Biasa

Kamis, 21 Mei 2026 | 06:17

Mengungkap Investor Kabur Bikin Rupiah Anjlok

Kamis, 21 Mei 2026 | 06:09

Selengkapnya