Berita

Demo mahasiswa tolak UU TNI di depan Gedung Negara Grahadi, Surabaya pada Senin, 24 Maret 2025/RMOLJatim

Politik

Demo Tolak UU TNI di Surabaya Berakhir Ricuh

SELASA, 25 MARET 2025 | 05:19 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Ribuan mahasiswa melakukan demonstrasi tolak UU TNI di depan Gedung Negara Grahadi, Surabaya pada Senin, 24 Maret 2025 berakhir ricuh.

Dikutip Kantor Berita RMOLJatim, mulanya demonstran melempar molotov, petasan, batu bata, maupun flare ke arah petugas yang bersiaga di depan gerbang Gedung Grahadi. Aksi ini pun sempat viral di media sosial. 

Petugas melindungi diri dengan tameng dan membentuk formasi. Untuk meredam aksi massa yang semakin anarkis, polisi menggunakan water canon dan menyemprotkan air ke arah demonstran. 


Polisi juga melakukan blokade jalan tepat di depan Grahadi untuk mencegah bentrok meluas. Terlihat beberapa massa terus berusaha melakukan perlawanan. Mereka mencoba menarik dan memukul tameng petugas dengan tongkat, serta beberapa kali melempar batu.

Massa menuntut pembatalan UU TNI yang baru disahkan DPR karena khawatir akan terjadinya Dwifungsi ABRI seperti era Orde Baru.

Padahal, baik DPR maupun pemerintah sudah menegaskan berkali-kali bahwa UU TNI yang baru disahkan ini tetap menjunjung tinggi supremasi sipil alias tidak adanya dwifungsi sebagaimana yang dikhawatirkan. 

TNI aktif hanya bisa menjabat di 16 instansi sipil yang sudah tertera dalam UU tersebut. Di luar lembaga itu, perwira TNI wajib pensiun dini atau mengundurkan diri.   

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Sopir BYD Penyebab Tabrakan Beruntun di Jaksel jadi Tersangka

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:52

Asuransi Tugu Pratama Indonesia Digugat Rp3,51 Miliar ke PN Jaksel

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:27

Sukseskan Kemandirian Pangan, Petani Adat Wanam Butuh Pendampingan

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:10

DPO Illegal Tapping Pertamina EP Jambi Sukses Diringkus Berkat Sinergitas

Senin, 26 Oktober 2026 | 04:50

TNI Kirim 4,6 Ton Dry Ice ke Banjarmasin dan Palembang Sukseskan OMC Akhiri Karhutla

Senin, 26 Oktober 2026 | 04:25

Refleksi Kisah Nabi Musa AS dan Fir'aun dalam 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran

Senin, 26 Oktober 2026 | 03:34

Walkot Bandung Kedepankan Koordinasi Sikapi Bentrokan Berdarah Pasar Caringin

Senin, 26 Oktober 2026 | 03:14

Startup Binaan IPB Raih Potensi Kerja Sama Rp1 Miliar Tembus Pasar Oman

Senin, 26 Oktober 2026 | 02:47

Dari Nasionalisme ke Tata Kelola dan Reformasi Pasar Modal Indonesia

Senin, 26 Oktober 2026 | 02:17

Boris Tampubolon Beri Tiga Alasan Pasal Kerugian Negara Harus Direvisi

Senin, 26 Oktober 2026 | 01:43

Selengkapnya