Berita

Driver ojol menerima bonus hari raya/Ist

Nusantara

Driver Ojol Sujud Syukur Terima Bonus Hari Raya

SENIN, 24 MARET 2025 | 08:38 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Driver ojek online (ojol) mulai menerima bonus hari raya (BHR) yang diberikan perusahaan teknologi, salah satunya Gojek.

Hal ini terpantau dari unggahan Instagram @ryan_nus yang dilihat redaksi Senin 24 Maret 2025.

Besaran BHR adalah 20 persen dari rata-rata pendapatan selama 12 bulan terakhir.


Terlihat wajah para driver berseri-seri setelah mendapatkan BHR mereka, ada yang Rp100.000 hingga Rp900.000.

Bahkan beberapa di antara mereka langsung sujud syukur, karena baru pertama kali menerima bonus hari raya.

BHR merupakan instruksi Presiden Prabowo Subianto kepada perusahaan aplikasi ojol.

"Seneng banget ya ternyata banyak juga, apalagi ada driver cewek yang dapet 900k, gokill salut gue, pasti perjuangan luar biasa banget itu," tulis @nengrika***.

Namun ada juga driver yang mengeluh karena BHR yang diterima tidak sesuai harapan.

"Ternyata ga sesuai ekspetasi. Bonus gocap dapat apa?" tulis @js***.

"Ngojek udah kemana2. Dari Bintaro sampe ujung Bekasi. Dari Priuk sampe Bogor kota. Ribuan km udah ditempuh selama setahun. Motor sampe bobrok. Bonus cuman 50rb," tulis @so***.

Chief of Public Policy and Goverment Relations GoTo Ade Mulya mengatakan, penyaluran BHR akan dilaksanakan dalam tiga hari. 

"BHR akan diterima oleh mitra driver yang memenuhi kriteria mulai tanggal 22-24 Maret 2025 melalui saldo Gopay mitra," kata Ade dalam keterangannya.

Adapun kriteria yang dimaksud Ade adalah driver yang bekerja secara aktif, produktif dan berkinerja baik.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

DPR Minta Pengusaha Klub Malam Jangan Beri Ruang Peredaran Narkoba

Selasa, 09 Juni 2026 | 02:09

Telkom Bersama KIP Dukung Literasi Keterbukaan Informasi Publik

Selasa, 09 Juni 2026 | 01:45

Buku ‘Presiden Solusi’ Ulas Rekam Jejak Transformasi Prabowo

Selasa, 09 Juni 2026 | 01:20

Ratifikasi ILO C188 Jangan Ulangi Kesalahan Implementasi MLC 2006

Selasa, 09 Juni 2026 | 01:01

Miris! Purbaya Belum Siapkan Insentif buat Pedagang Tahu Tempe

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:42

Keanu Bantah Terima Duit Penipuan Jemaah Umrah Hanania

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:16

Ketum PPP Mardiono Dilaporkan ke Polisi, Dugaan Pemalsuan Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:12

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

Bupati Muara Enim Dkk Langsung Digiring ke KPK Usai Terjaring OTT

Senin, 08 Juni 2026 | 23:45

Segel Gerai Tiffany & Co Dibuka Usai Sepakat Bayar Denda Rp97,49 M

Senin, 08 Juni 2026 | 23:16

Selengkapnya