Berita

Perjanjian kerja sama Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang dengan China State Construction Engineering Cooperation melalui kerangka kerja sama Two Countries Twin Parks (TCTP)/Ist

Bisnis

Airlangga Hartarto:

KEK Industropolis Batang Dorongan Signifikan Bagi Pertumbuhan Ekonomi

SENIN, 24 MARET 2025 | 02:19 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang dengan ditopang investasi dari China diharapkan mampu menjadi penggerak ekonomi sekitar maupun nasional

Hal itu disampaikan Menko Perekonomian Airlangga Hartarto usai mendampingi Presiden Prabowo Subianto saat meresmikan KEK Industropolis Batang, beberapa waktu lalu. 

“Saya menyaksikan perjanjian kerja sama Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang dengan China State Construction Engineering Cooperation melalui kerangka kerja sama Two Countries Twin Parks (TCTP),” kata Airlangga dikutip dalam akun Instagram pribadinya, Minggu malam, 23 Maret 2023.


Lanjut dia, MoU ini merupakan salah satu hasil atau wujud nyata dari pertemuan antara dua pemimpin negara, yakni Presiden Prabowo Subianto dan Presiden RRC Xi Jinping di bulan November 2024 lalu.

“Proyek ini kita harapkan dapat memberikan dorongan signifikan bagi pertumbuhan ekonomi serta memperkuat daya saing industri nasional,” ungkapnya.

Ekonom senior ini menyebut sejumlah perusahaan diproyeksikan siap bergabung dalam proyek TCTP yang meliputi berbagai sektor, seperti perbankan dan keuangan, infrastruktur dan logistik, energi, otomotif, baterai agrikultur, telekomunikasi, elektronik, serta perawatan, perbaikan, dan pemeriksaan penerbangan.

“Penandatanganan MoU ini juga menandakan disepakatinya komitmen awal dalam kerja sama investasi dan pengembangan kawasan di KEK Industropolis Batang, meliputi akuisisi lahan di Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) yang diproyeksikan mencapai hingga Rp60 triliun,” pungkas Airlangga.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

PLN Perluas SPKLU Signature Dukung Ekosistem Kendaraan Listrik

Minggu, 13 September 2026 | 08:21

Pemerintah Didesak Tetapkan Status Darurat Kesehatan Imbas Karhutla

Minggu, 13 September 2026 | 08:01

AntreEV Permudah Antrean SPKLU Lewat PLN Mobile

Minggu, 13 September 2026 | 07:40

Tak Ada Kerusakan Akibat Gempa di Perairan Kepulauan Seribu

Minggu, 13 September 2026 | 07:03

Bisa Pengaruhi Investor, Penegak Hukum Ditantang Adil di Kasus Transfer Pricing

Minggu, 13 September 2026 | 06:51

Inovasi Jebolan Program Pertamuda Pertamina Bantu Nelayan Peroleh Cuan

Minggu, 13 September 2026 | 06:21

Ketika Hukum Terlihat Sedang Mencari Pasal, Bukan Kebenaran

Minggu, 13 September 2026 | 05:47

Nilai Adat Harus Dipegang Teguh dan Diwariskan ke Setiap Generasi

Minggu, 13 September 2026 | 05:16

Budi Daya Lobster Modeling Batam Tembus Pasar Ekspor, Daerah Lain Siap Menyusul

Minggu, 13 September 2026 | 04:43

Strategi Pengusaha Indonesia Hadapi CBAM EU dan IEU-CEPA

Minggu, 13 September 2026 | 04:14

Selengkapnya