Berita

Ratusan toko Forever 21 di Amerika Serikat terancam gulung tikar/Net

Bisnis

Bangkrut untuk Kedua Kali, 350 Toko Forever 21 di AS Terancam Tutup

SENIN, 17 MARET 2025 | 19:47 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

RMOL.  Operator jaringan ritel pakaian Forever 21 di Amerika Serikat, F21 OpCo, kembali mengajukan bangkrut untuk kedua kalinya dalam enam tahun terakhir. 

Langkah ini diambil akibat penurunan kinerja bisnis yang terus berlanjut dalam beberapa tahun terakhir.

Dilaporkan Bloomberg pada Senin 17 Maret 2025, sekitar 350 toko Forever 21 di AS berisiko tutup jika F21 OpCo gagal menarik operator baru. 


"Namun, operasional Forever 21 di luar AS dipastikan tidak terdampak oleh kebangkrutan ini," tulis Bloomberg dalam laporannya.

Forever 21 pertama kali mengajukan kebangkrutan pada 2019. Setahun kemudian, hak merek dagangnya diakuisisi oleh Authentic Brands Group (ABG) dengan nilai 81 juta Dolar AS.

Pada puncak kejayaannya, Forever 21 mengoperasikan lebih dari 500 toko di AS dan memiliki total 800 gerai di seluruh dunia. 

Namun, dominasi perusahaan mulai goyah akibat persaingan ketat dari ritel pakaian online asal China, seperti Shein dan Temu, yang menawarkan produk dengan harga sangat murah dan berhasil menarik perhatian konsumen AS.

Dengan situasi yang semakin menantang, masa depan Forever 21 di pasar ritel AS saat ini bergantung pada kemampuan F21 OpCo untuk menemukan mitra operator baru.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Bahlil Ungkap Defisit Minyak RI Hampir 1 Juta Barel per Hari

Selasa, 15 September 2026 | 10:24

Pemerintah Terus Perbaiki DTSEN agar Bansos Tepat Sasaran

Selasa, 15 September 2026 | 10:15

Jelang Sertijab Menteri Keuangan, Rupiah Melemah ke Rp17.674 per Dolar AS

Selasa, 15 September 2026 | 10:10

Pitra Romadoni Pilih Restoratif Justice soal Kasus ITE di Polres Bogor

Selasa, 15 September 2026 | 10:05

Bahlil Buka Suara soal Antrean BBM Subsidi di Makassar

Selasa, 15 September 2026 | 10:05

KPK Benarkan Presiden Direktur Summarecon Agung Turut Terjaring OTT

Selasa, 15 September 2026 | 10:02

IBC Mulai Produksi Baterai di Karawang, Kapasitas Awal 6,9 GWh

Selasa, 15 September 2026 | 09:57

Ruang Akademik Menuju Ekosistem Hak Asasi Manusia

Selasa, 15 September 2026 | 09:48

Turun Dua Hari Beruntun, Emas Antam Ambruk ke Rp2,5 Juta per Gram

Selasa, 15 September 2026 | 09:44

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon Usai OTT

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Selengkapnya