Berita

Seminar Internasional bertajuk Post-Conflict Reconstruction in Gaza: Challenges and Pathways to Sustainable Peace yang digelar secara online oleh Kerjasama Laboratory of Indonesian and Global Studies (LIGS), FISIP UMJ, dan Asia Middle East Center for Research and Dialogue (AMEC) pada hari Selasa, 12 Maret 2025/Ist

Dunia

Kehancuran Massal di Gaza, Warga Butuh Bantuan dan Rekonstruksi Segera

KAMIS, 13 MARET 2025 | 00:01 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Konflik berkepanjangan di Jalur Gaza telah menyebabkan lebih dari satu juta warga kehilangan tempat tinggal akibat serangan udara yang dilakukan Israel. 

Serangan membabi buta tersebut telah menghancurkan dan merusak bangunan, menyebabkan warga Gaza menghadapi situasi darurat yang semakin memburuk.

Direktur Eksekutif AMEC, Muslim Imran menyoroti kondisi kritis yang dihadapi warga Gaza saat ini dalam Seminar Internasional bertajuk Post-Conflict Reconstruction in Gaza: Challenges and Pathways to Sustainable Peace yang digelar secara online oleh Kerjasama Laboratory of Indonesian and Global Studies (LIGS), FISIP UMJ, dan Asia Middle East Center for Research and Dialogue (AMEC) pada hari Selasa, 12 Maret 2025. 


Menurutnya dengan adanya jeda serangan karena gencatan senjata tahap pertama ini, warga Gaza dihadapkan kepada kebutuhan mendesak untuk bertahan hidup.

"Warga Gaza sangat membutuhkan keperluan sehari-hari seperti makanan, air bersih, dan juga obat-obatan," ungkapnya.

Imran mengutip laporan terbaru per 11 Maret 2025, di mana jumlah korban jiwa akibat agresi Israel telah mencapai 48.503 warga Palestina syahid, sementara 111.927 lainnya terluka. 

Lebih dari 90 persen populasi Gaza, sekitar 2,3 juta orang, telah mengungsi ke berbagai titik selama konflik berlangsung. 

"Lebih dari dua juta penduduk kehilangan tempat tinggal, tidak memiliki penghasilan, dan sepenuhnya bergantung pada bantuan kemanusiaan untuk bertahan hidup," paparnya. 

Situasi di Gaza semakin diperparah dengan tingkat kerusakan infrastruktur yang sangat besar. Sekitar 292.000 unit rumah, atau 61,8 persen dari total perumahan di Gaza, telah hancur atau mengalami kerusakan parah. 

Jaringan jalan juga mengalami kehancuran, dengan sekitar 62 persen total jalan tidak lagi dapat digunakan. Lebih mengkhawatirkan lagi, 95 persen rumah sakit di Gaza telah berhenti beroperasi, sehingga layanan kesehatan bagi warga semakin terbatas.

Lebih lanjut, Muslim Imran menekankan pentingnya partisipasi masyarakat sipil dunia, termasuk dari Indonesia, dalam memberikan bantuan kemanusiaan. 

Ia menilai respons dari masyarakat sipil bisa lebih cepat dibandingkan kebijakan pemerintah yang sering kali lambat dalam merespons situasi darurat seperti ini. 

"Masyarakat sipil dapat segera bergerak sesuai dengan kapasitas masing-masing dalam membantu rakyat Palestina yang sangat dibutuhkan saat ini," jelasnya.

Populer

Keppres Pengangkatan Adies Kadir Digugat ke PTUN

Rabu, 11 Februari 2026 | 19:58

Enak Jadi Mulyono Bisa Nyambi Komisaris di 12 Perusahaan

Kamis, 12 Februari 2026 | 02:33

Kasihan Jokowi Tergopoh-gopoh Datangi Polresta Solo

Kamis, 12 Februari 2026 | 00:45

Rakyat Menjerit, Pajak Kendaraan di Jateng Naik hingga 60 Persen

Kamis, 12 Februari 2026 | 05:21

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Dua Menteri Prabowo Saling Serang di Ruang Publik

Kamis, 12 Februari 2026 | 04:20

Jokowi Makin Terpojok secara Politik

Minggu, 15 Februari 2026 | 06:59

UPDATE

ICMI Terima Wakaf 2 Ribu Mushaf Al-Qur'an

Minggu, 22 Februari 2026 | 00:10

Tantangan Direksi Baru BPJS Kesehatan Tak Ringan

Sabtu, 21 Februari 2026 | 23:43

Polri di Bawah Presiden Sudah Paten dan Tidak Ada Perdebatan

Sabtu, 21 Februari 2026 | 23:28

AKBP Catur cuma Sepekan Jabat Plh Kapolres Bima Kota

Sabtu, 21 Februari 2026 | 23:28

Palu Emas Paman

Sabtu, 21 Februari 2026 | 23:01

BNI Perkuat Aksi Lingkungan, 423 Kg Sampah Berhasil Diangkut dari Pantai Mertasari

Sabtu, 21 Februari 2026 | 22:56

BI-Kemenkeu Sepakati Pengalihan Utang Tahun Ini, Nilainya Rp173,4 Triliun

Sabtu, 21 Februari 2026 | 22:40

Teror Ketua BEM UGM, Komisi III Dorong Laporan Resmi ke Aparat

Sabtu, 21 Februari 2026 | 22:14

PB IKA PMII Pimpinan Fathan Subchi Pastikan Kepengurusan Sah Secara Hukum

Sabtu, 21 Februari 2026 | 21:37

BNI Rayakan Imlek 2577 Kongzili Bersama Nasabah

Sabtu, 21 Februari 2026 | 21:03

Selengkapnya