Berita

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meninjau Pasar Induk Kramat Jati, di Jakarta Timur/Ist

Nusantara

Jelang Lebaran

Pramono Pastikan Stok dan Harga Pangan Stabil

SENIN, 10 MARET 2025 | 10:47 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meninjau Pasar Induk Kramat Jati, di Jakarta Timur, Senin 10 Maret 2025. 

Pramono memastikan ketersediaan pangan lebih dari cukup dan harga komoditas terpantau stabil mendekati hari raya Idulfitri 1446 H. Pemantauan juga bertujuan untuk menanggulangi inflasi harga pangan.

"Kami meninjau pasar ini karena telah menjadi pusat distribusi berbagai bahan pokok, seperti sayur-sayuran, buah-buahan, dan rempah-rempah," kata Pramono.


Secara spesifik Pramono langsung meninjau harga cabai dan bawang di Pasar Induk Kramat Jati. 

Pramono mengaku ingin memastikan bahwa distribusi kedua komoditas itu berjalan dengan baik, sehingga harga tetap stabil pada saat lebaran.

Dalam kunjungan tersebut, Pramono juga menyempatkan berdiskusi dengan pedagang, pemasok, dan pihak terkait lainnya untuk mengetahui apa saja kendala distribusi dan fluktuasi terhadap harga komoditas.

"Alhamdulillah, dari peninjauan barusan, kita melihat harga cabai dan bawang menunjukkan fluktuasi yang wajar, dengan kenaikan dan penurunan harga yang seimbang," kata Pramono.

"Namun, untuk mengatasi fluktuasi ini, kami berupaya melakukan contract farming. Sehingga, pasokan kedua komoditas tersebut tercukupi dengan harga yang stabil," sambungnya.

Selain meninjau Pasar Induk Kramat Jati,  Pramono juga melepas sepuluh armada Pasar Murah yang akan mendistribusikan bahan pokok langsung ke masyarakat Jakarta. 

Ia menjelaskan, program ini bertujuan memenuhi kebutuhan pangan dengan harga yang lebih terjangkau setiap hari di 296 titik, terutama pada saat lebaran. Setiap hari ada sepuluh armada yang beroperasi menjangkau titik tersebut.

"Semoga upaya ini dapat menunjukkan komitmen Pemprov DKI dalam mengatasi permasalahan harga pangan, serta memastikan kebutuhan warga tetap terpenuhi," pungkasnya.

Berikut harga serta pasokan cabai dan bawang pada 9 Maret 2025:

a). Harga
* Cabai Merah Kriting  : Rp27.000/kg (+1.000) 
* Cabai Merah Besar    : Rp53.000/kg (+3.000)
* Cabai Rawit Merah    : Rp73.000/kg (-2.000)                
* Cabai Rawit Hijau    : Rp40.000/kg (-2.000)                
* Bawang Merah         : Rp36.000/kg (-1.000)                
* Bawang Putih         : Rp34.000/kg (Tetap)  

b). Pasokan 
* Cabai Merah Kriting  : 33 ton
* Cabai Merah Besar    : 4 ton
* Cabai Rawit Merah    : 22 ton  
* Cabai Rawit Hijau    : 12 ton
* Bawang Merah         : 101 ton             
* Bawang Putih         : 18 ton.



Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Wall Street Keluar dari Tekanan, Nasdaq Melonjak 1,69 Persen

Jumat, 18 September 2026 | 08:14

Binar Emas Kembali Berkilau, Harga Melesat Lebih dari 2 Persen

Jumat, 18 September 2026 | 07:35

Bursa Eropa Menguat Tajam setelah Harga Minyak Turun

Jumat, 18 September 2026 | 07:02

UMKM Binaan Peratamina

Jumat, 18 September 2026 | 05:52

KPK Harus Hati-hati Buka Informasi Dugaan Korupsi Bea Cukai ke Publik

Jumat, 18 September 2026 | 05:25

PPN Kejawanan Diproyeksikan jadi Magnet Pertumbuhan Ekonomi Pesisir

Jumat, 18 September 2026 | 04:57

Momentum Memperkuat Akuntabilitas Belanja Negara

Jumat, 18 September 2026 | 04:25

Pembangunan di Papua Perlu Libatkan Kelembagaan Adat

Jumat, 18 September 2026 | 03:48

Perhutani Dorong Ekonomi Desa Lewat Penyaluran PUMK

Jumat, 18 September 2026 | 03:20

Mengawal Garibaldi

Jumat, 18 September 2026 | 02:55

Selengkapnya