Berita

Tiga pelaku perampasan kamera milik WNA Prancis/Istimewa

Presisi

Bikin Malu Indonesia, 3 Perampas Kamera WNA Prancis Diringkus Polisi

SABTU, 08 MARET 2025 | 03:37 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Tak butuh waktu lama bagi jajaran Polda Metro Jaya untuk meringkus tiga orang pria yang merampas kamera milik seorang warga negara asing (WNA) asal Perancis bernama Parent Marion Marie (41).

Aksi perampasan itu terjadi di Tanggul Pos 6 Pelabuhan Sunda Kelapa, Jakarta Utara pada Rabu, 5 Maret 2025. Keesokan harinya, Kamis 6 Maret 2025, tiga pelaku berinisial UT (28), AP (28), dan TM (31) berhasil ditangkap. 

“Masing-masing tersangka memiliki peran dalam melancarkan aksinya. Mereka berkomplot, menodong, dan merampas kamera korban,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Ade Ary Syam Indradi, kepada wartawan, Jumat, 7 Maret 2025.


Kasus kejahatan ini bermula ketika Marie dan anak perempuannya sedang berada di Tanggul Pos 6 Pelabuhan Sunda Kelapa. Marie saat itu ingin mengambil gambar menggunakan kameranya.

Namun, tak lama kemudian para pelaku menghampiri korban dan anak perempuannya dengan modus berpura-pura membantu korban untuk naik ke atas tanggul supaya mendapat tempat yang bagus untuk berfoto.

Saat itulah, salah seorang pelaku menodongkan pisau dan meminta uang ke Marie.

“Tujuannya untuk mendapatkan spot foto yang bagus. Saat korban naik, dibantu dinaikkan ke atas tanggul, di situlah salah satu pelaku menodongkan pisau sambil meminta uang, memaksa korban untuk memberikan uang,” imbuh Ade Ary.

Barang berharga milik WNA itu berupa kamera juga direbut paksa oleh komplotan ini.

“Saat itu pelaku melihat korban membawa barang berharga berupa kamera dan langsung secara paksa ditarik dari tubuh korban,” kata Ade.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Bahlil Ungkap Defisit Minyak RI Hampir 1 Juta Barel per Hari

Selasa, 15 September 2026 | 10:24

Pemerintah Terus Perbaiki DTSEN agar Bansos Tepat Sasaran

Selasa, 15 September 2026 | 10:15

Jelang Sertijab Menteri Keuangan, Rupiah Melemah ke Rp17.674 per Dolar AS

Selasa, 15 September 2026 | 10:10

Pitra Romadoni Pilih Restoratif Justice soal Kasus ITE di Polres Bogor

Selasa, 15 September 2026 | 10:05

Bahlil Buka Suara soal Antrean BBM Subsidi di Makassar

Selasa, 15 September 2026 | 10:05

KPK Benarkan Presiden Direktur Summarecon Agung Turut Terjaring OTT

Selasa, 15 September 2026 | 10:02

IBC Mulai Produksi Baterai di Karawang, Kapasitas Awal 6,9 GWh

Selasa, 15 September 2026 | 09:57

Ruang Akademik Menuju Ekosistem Hak Asasi Manusia

Selasa, 15 September 2026 | 09:48

Turun Dua Hari Beruntun, Emas Antam Ambruk ke Rp2,5 Juta per Gram

Selasa, 15 September 2026 | 09:44

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon Usai OTT

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Selengkapnya