Berita

Presiden Prabowo Subianto bersalaman dengan pengusaha Tomy Winata/tangkapan layar

Politik

Tomy Winata Bocorkan Isi Pembicaraan Prabowo dengan Konglomerat di Istana

JUMAT, 07 MARET 2025 | 20:50 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Penciptaan lapangan kerja menjadi salah satu topik yang dibahas Presiden Prabowo Subianto dan konglomerat di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat 7 Maret 2025.

Hal tersebut disampaikan pemilik Grup Artha Graha Tomy Winata yang ikut hadir dalam pertemuan.

"Menciptakan lapangan pekerjaan ya. Pokoknya penciptaan lapangan pekerjaan," kata Tomy.


Tomy menyambut baik isu lapangan kerja dibahas dalam pertemuan Prabowo dengan konglomerat.

"Ya kan supaya masyarakat lebih baik hidupnya, lebih makmur," katanya.

Dia lantas menekankan bahwa masalah pemutusan hubungan kerja (PHK) ke depannya akan selesai dengan penciptaan lapangan kerja.

"Ya, itu termasuk supaya ke depan (masalah) PHK selesai," katanya lagi.

Selain Tomy, pertemuan Prabowo di Istana juga dihadiri pemilik Agung Sedayu Group Sugianto Kusuma alias Aguan dan Anthony Salim; pemilik Adaro Boy Thohir; pemilik Lippo Group, James Riady; konglomerat Medco Energy, Hilmi Panigoro; bos Sinar Mas, Franky Oesman Widjaja; pemilik Barito Pacific, Prajogo Pangestu; pemilik Trans Corp, Chairul Tanjung.

Pertemuan tersebut juga dihadiri penguasa Indonesia, Andi Syamsuddin Arsyad atau Haji Isam hingga miliarder AS, Ray Dalio.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya