Berita

Ilustrasi/RMOL

Bisnis

Bursa Asia Dibuka Beragam Kamis Pagi, IHSG Berpeluang Melaju

KAMIS, 06 MARET 2025 | 10:16 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pasar saham Asia dibuka cenderung naik pada perdagangan Kamis 6 Maret 2025. 

Dikutip dari CNBC, indeks ASX 200 Australia turun 0,48 persen, kemudian berlanjut turun lai 0,44 persen atau 35,6 poin menjadi 8.105,5.

Indeks Kospi Korea Selatan dibuka menguat 0,61 persen. Kosdaq menguat 0,38 persen.


Rilis data inflasi konsumen Korea Selatan, periode Februari, naik 2 persen yoy, melebihi estimasi kenaikan 1,95 persen.

Indeks Nikkei 225 Jepang dibuka meningkat 0,76 persen. Topix juga menguat 0,78 persen.

Indeks Hang Seng, Hongkong dibuka hijau, menguat 2,02 persen atau 475,69 poin ke level 24.069,9. 

Indeks Shanghai Composite, China, naik 03 persen menjadi 3.352.

Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) diperkirakan akan berpeluang melanjutkan kenaikan didukung aksi beli asing, setelah mengakhiri sesi perdagangan kemarin dengan melompat 2,37 persen ke level 6.531. 

Beberapa analis memperkirakan pergerakan IHSG hari ini masih berpotensi melanjutkan pola kenaikan didukung aksi beli asing, meski terjadi penurunan nilai transaksi pada sesi perdagangan kemarin. 

Perdagangan saham di bursa Wall Street pagi tadi berakhir di zona hijau setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump  menunda penerapan tarif impor otomotif 25 persen pada Kanada dan Meksiko. 

Bursa saham utama Eropa juga berakhir menguat yang didukung oleh penguatan saham-saham Jerman.

Pagi tadi, kurs Dolar AS terhadap sejumlah mata uang dunia di pasar uang New York berakhir merosot, terbebani prospek pertumbuhan yang tidak pasti. Sementara itu, Euro justru melejit seiring membaiknya prospek pertumbuhan Eropa setelah Jerman mengusulkan dana infrastruktur senilai 500 miliar Euro.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Purbaya Siapkan Sanksi bagi Importir Buntut Kontainer Menumpuk

Minggu, 07 Juni 2026 | 00:21

Kebakaran Rumah di Palmerah, 17 Unit dan 85 Personel Damkar Dikerahkan

Minggu, 07 Juni 2026 | 00:05

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

Widiyanti Putri Wardhana dan Nusron Wahid Layak Direshuffle

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:38

Kompetisi Ketapel Antar ASN

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:19

Buzzer Jokowi Jangan Dulu Pesta, P21 Bukan Vonis Pengadilan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:00

Investor Asing Laporkan Dugaan Penyalahgunaan Dana Proyek Marina Bay City ke Polda Bali

Sabtu, 06 Juni 2026 | 22:48

Kritik Rocky Gerung, Gumarang: Menteri Keuangan Bukan Sekadar Kasir

Sabtu, 06 Juni 2026 | 22:27

State-Driven Economy untuk Hentikan Ketimpangan dan Ketergantungan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 21:57

Puluhan Miliar Dana Investasi Dipersoalkan, Siapa Bertanggung Jawab di Marina Bay City?

Sabtu, 06 Juni 2026 | 21:33

Selengkapnya