Berita

Mixue/Net

Bisnis

Debut Perdana di Bursa Hong Kong, Saham Mixue Langsung Melonjak 42 Persen

SENIN, 03 MARET 2025 | 14:00 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Saham Mixue Group, perusahaan waralaba minuman asal China yang menjual es krim dan teh bubble, terpantau melonjak 42 persen pada debut perdananya melantai di Bursa Hong Kong, pada  Senin 3 Maret 2025.

Menurut laporan Bloomberg, Mixue berhasil mengumpulkan dana sebesar 444 juta Dolar AS melalui penawaran umum perdana (IPO). Perusahaan menawarkan 17 juta saham dengan harga tetap 202,5 Dolar Hong Kong per saham. 

Namun, saat mulai diperdagangkan, saham Mixue langsung melonjak 42 persen hingga mencapai 287 Dolar Hong Kong, jauh melampaui harga IPO dan melampaui kenaikan indeks Hang Seng yang hanya naik 1,8 persen.


Pada pukul 10:54 WIB, saham Mixue sebelumnya sempat diperdagangkan ke level 280 Dolar Hong Kong,  lebih tinggi 38,6 persen dari pembukaan 262,50 Dolar Hong Kong.

Data pengajuan publik menunjukkan permintaan investor ritel antusias, dengan jumlah permintaan melebihi jumlah saham yang tersedia sebanyak 5.258 kali, menjadikannya salah satu IPO paling populer di Hong Kong.

Hal ini merupakan awal yang positif bagi Mixue dibandingkan dengan pesaingnya Guming yang sahamnya anjlok 10 persen pada hari perdagangan pertamanya di Hong Kong pada 12 Februari.

Didirikan pada tahun 1997, Mixue mengoperasikan lebih dari 45.000 gerai di seluruh dunia, melampaui Starbucks (NASDAQ:SBUX) dan McDonald’s (NYSE:MCD) dalam hal jumlah gerai.

Perusahaan ini menggunakan model waralaba, menghasilkan hampir semua pendapatannya dari penjualan barang dan peralatan kepada para penerima waralaba, didukung oleh rantai pasokan yang terintegrasi secara vertikal.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

UPDATE

Penumpang Kereta Bandara Tembus 6,2 Juta Pelanggan Hingga Mei 2026

Selasa, 16 Juni 2026 | 14:20

Fantastis! Harta Menteri dari PAN Trenggono Melejit Setengah Triliun dalam Setahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 14:15

Prabowo Dorong WNI Masuk Pasar Kerja Teknologi Jerman

Selasa, 16 Juni 2026 | 14:11

Warna-warni Kendaraan Hias Meriahkan Perayaan 1 Muharam

Selasa, 16 Juni 2026 | 14:10

Oktasari: Kritik Boleh, Tapi Jangan Abaikan Kerja Pemerintah

Selasa, 16 Juni 2026 | 13:46

Prabowo Sampaikan Ucapan Selamat Tahun Baru Islam 1448 Hijriah

Selasa, 16 Juni 2026 | 13:20

Belum Lapor LHKPN 2025, Mendes Yandri Punya Harta Rp20,95 Miliar Saat Awal Menjabat

Selasa, 16 Juni 2026 | 13:20

Israel Masih Tak Terima Rencana Damai Iran-AS

Selasa, 16 Juni 2026 | 13:12

Kekayaan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan Naik 83 Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 12:52

Universitas Binawan Buka Akses Penyetaraan Kualifikasi Nakes Indonesia di Uni Eropa

Selasa, 16 Juni 2026 | 12:44

Selengkapnya