Berita

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky dan Presiden AS Donald Trump berdebat panas di Ruang Oval Gedung Putih pada Jumat 28 Februari 2025/ AFP

Dunia

Setelah Debat Panas, Ukraina Siap Lanjutkan Kesepakatan Mineral dengan AS

SENIN, 03 MARET 2025 | 09:48 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Ukraina pada akhirnya mengalah, dan akan bekerja sama dengan Amerika Serikat (AS) terkait kesepakatan mineral.  

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengatakan ia masih siap untuk menandatangani kesepakatan mineral dengan AS dan berharap dapat menyelamatkan hubungannya dengan Presiden AS Donald Trump.

"Kesepakatan yang ada di atas meja akan ditandatangani jika para pihak siap," kata Zelensky dalam pertemuan larut malam dengan sejumlah media di London, setelah pertemuan dengan sejumlah pejabat Inggris, seperti dikutip dari AFP, Senin 3 Maret 2025.


Kesepakatan mineral, yang seharusnya menjadi langkah untuk membantu mengakhiri konflik Ukraina-Rusia, nyaris gagal setelah Trump dan Zelensky bersitegang pada pertemuan hari Jumat di Ruang Oval.

"Adalah kebijakan kami untuk melanjutkan apa yang terjadi di masa lalu, kami bersikap konstruktif," kata Zelensky.

Ia berjanji akan menandatangani kesepakatan mineral dengan AS, segera. 

Zelensky telah melakukan perjalanan ke Washington untuk kunjungan ke Gedung Putih dalam rangka menandatangani kesepakatan AS-Ukraina terkait eksploitasi bersama sumber daya mineral Ukraina. Kesepakatan ini adalah bagian dari pemulihan pasca-perang yang ditengahi AS.

Pertemuan ini berlangsung tegang, karena Trump mengkritik Zelensky dan menuntut agar Ukraina lebih "bersyukur" atas dukungan AS dalam konflik yang telah berlangsung dengan Rusia selama tiga tahun. 

Trump bahkan mengancam akan menarik dukungan AS jika Ukraina tidak mencapai kesepakatan damai dengan Rusia. 

Setelah perdebatan sengit tersebut, Zelensky meninggalkan Gedung Putih tanpa menandatangani kesepakatan yang direncanakan dan tanpa mengadakan konferensi pers bersama yang telah dijadwalkan.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

2.241 ASN Resmi jadi Komcad Usai Latsarmil Gelombang Kedua Ditutup

Rabu, 30 September 2026 | 00:13

Sabar Tobing: AI Ubah Dunia Perpajakan, Talenta Digital Makin Dibutuhkan

Selasa, 29 September 2026 | 23:50

DPR Minta Pemerintah dan ASDP Tangani Kemacetan Horor Ketapang

Selasa, 29 September 2026 | 23:46

KPK Tegaskan Penyitaan Aset Silmy Karim Sah Usai Praperadilan Ditolak

Selasa, 29 September 2026 | 23:19

KPK Harus Transparan soal Kasus CSR BI-OJK yang Libatkan Dua Anggota DPR

Selasa, 29 September 2026 | 22:39

Kuasa Hukum Faizal Assegaf Apresiasi Polda Metro Periksa Jubir KPK

Selasa, 29 September 2026 | 22:32

Kantor PT Bela Parahiyangan Digeledah Buntut Dugaan Suap HGB ATR/BPN

Selasa, 29 September 2026 | 22:17

Apartemen Vinna Ledy yang Disita KPK Diduga Pemberian Pengusaha

Selasa, 29 September 2026 | 22:09

Membangun Ekosistem Keselamatan dan Perlindungan Korban

Selasa, 29 September 2026 | 22:08

Jokowi Masuk PSI Bisa Mengubah Konfigurasi Politik 2029

Selasa, 29 September 2026 | 22:04

Selengkapnya