Berita

Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT), Yandri Susanto memberikan klarifikasi di bilangan Tebet, Jakarta Selatan, Rabu 26 Februari 2025/RMOL

Politik

Yandri Bungkam Didesak Mundur dari Mendes

RABU, 26 FEBRUARI 2025 | 13:11 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Organisasi pemantau pilkada, Lokataru Foundation, mendesak Presiden Prabowo Subianto untuk mencopot Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto. 

Desakan ini muncul setelah Mahkamah Konstitusi (MK) memutuskan pemungutan suara ulang di Kabupaten Serang, dengan salah satu pertimbangannya adalah dugaan keterlibatan Yandri dalam proses pilkada.

Namun, saat dimintai tanggapan terkait tuntutan tersebut, Yandri memilih untuk tidak memberikan pernyataan. 


Politikus PAN itu justru mengalihkan pembicaraan dengan mengajak wartawan menikmati hidangan yang disediakan dalam jumpa pers.

"Minum, minum, cukup ya, terima kasih," kata Yandri seraya meninggalkan lokasi jumpa pers di bilangan Tebet, Jakarta Selatan, Rabu 26 Februari 2025.

Ketidaksediaannya menanggapi desakan Lokataru tersebut, menunjukkan Yandri seolah tidak ingin memperpanjang polemik. Lewat jumpa pers Yandri membantah melakukan cawe-cawe dalam kemenangan Ratu Rachmatuzakiyah-Muhammad Najib Hamas dalam Pemilihan bupati dan wakil bupati Serang 2024

MK memutuskan menganulir kemenangan pasangan nomor urut 2 ini dan memerintahkan pemungutan suara ulang di Kabupaten Serang. Kemenangan itu disebut sangat dipengaruhi oleh Yandri Susanto, suami dari Ratu Zakiyah, yang menjabat Menteri Desa.

Populer

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Langkah Polri Bongkar Kasus Dugaan Korupsi Kejagung Tuai Apresiasi

Kamis, 09 Juli 2026 | 03:59

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

UPDATE

Kekuasaan Otoriter Hanya Melahirkan Kekacauan dan Masa Depan Gelap

Minggu, 19 Juli 2026 | 12:10

Mafia BBM Pantura Harus Disikat Habis Demi Selamatkan Hak Nelayan

Minggu, 19 Juli 2026 | 12:05

Kementan Jangan Sampai Kecolongan El Nino Gagalkan Target Swasembada Pangan

Minggu, 19 Juli 2026 | 12:02

Kepala Daerah Tergoda Korupsi Demi Balik Modal Ongkos Pilkada Selangit

Minggu, 19 Juli 2026 | 11:55

Budaya Olah dan Pilah Sampah Harus Dimulai sejak Usia Dini

Minggu, 19 Juli 2026 | 11:55

MUI Ungkap Jejak Seabad Solidaritas Bangsa Indonesia untuk Palestina

Minggu, 19 Juli 2026 | 11:45

Indonesia Tangkap dan Deportasi Aktivis Palestina ke Siprus

Minggu, 19 Juli 2026 | 11:01

AS Serang Iran usai Dua Tentaranya Tewas di Yordania

Minggu, 19 Juli 2026 | 10:40

Israel Larang Azan Subuh di Masjid Bethlehem Tepi Barat

Minggu, 19 Juli 2026 | 09:47

Serangan Iran Rusak Fasilitas Migas Kuwait, Bandara Sempat Ditutup

Minggu, 19 Juli 2026 | 09:13

Selengkapnya