Berita

Ilustrasi/Ist

Bisnis

Harga Bitcoin Terus Melorot, Dibanderol di Bawah 90.000 Dolar AS

RABU, 26 FEBRUARI 2025 | 10:16 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Harga Bitcoin terus mengalami penurunan signifikan hingga mencapai angka di bawah 90.000 Dolar AS, turun lebih dari 20 persen dari puncaknya pada Januari 2025.

Data Coin Market Cap pada Rabu 26 Februari 2025 pukul 09.00 WIB menunjukkan mata uang utama kripto dibanderol 88.711 Dolar AS atau turun 3,51 persen.

Sejak menembus di atas 92.000 Dolar AS pada 19 November 2024, Bitcoin telah menghabiskan 65 dari 97 hari terakhir berfluktuasi antara 92.000-100.000 Dolar AS.


Awal bulan ini, Bitcoin mengalami penurunan tiba-tiba sebesar 11,3 persen dari 102.000 Dolar AS menjadi 91.100 Dolar AS dalam waktu 48 jam. 

Sejumlah faktor yang berkontribusi terhadap penurunan ini, termasuk adanya sentimen pasar akibat kekhawatiran terhadap kebijakan perdagangan dan tarif yang diterapkan oleh pemerintahan Presiden AS Donald Trump.

Selain itu, peretasan besar-besaran terhadap bursa kripto Bybit, dengan kerugian mencapai 1,5 miliar Dolar AS, telah menimbulkan keraguan terhadap keamanan aset digital dan meningkatkan aversi risiko di kalangan investor. 

Analis memperingatkan bahwa jika Bitcoin jatuh di bawah 95.000 Dolar AS, mata uang kripto tersebut dapat turun lebih jauh ke 91.000 Dolar AS bahkan lebih rendah, dan mungkin kembali ke kisaran di bawah 90.000 Dolar AS.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

UPDATE

Elite NU Harus Setop Jadikan Warga Nahdliyin Objek Politik Praktis

Rabu, 02 September 2026 | 01:48

Gus Alex Pernah Setor Pansus Haji DPR Lewat Teman Nusron Wahid, Segini Besarnya

Rabu, 02 September 2026 | 01:21

Raja Juli: Presiden Prabowo Pemimpin Tegas dalam Atasi Karhutla

Rabu, 02 September 2026 | 01:02

Setoran ke Ditjen Imigrasi Didalami KPK Lewat Pemeriksaan Staf KJRI Kuching

Rabu, 02 September 2026 | 00:47

Skema BLU Berisiko Tambah Beban Birokrasi Tata Kelola Sektor Energi

Rabu, 02 September 2026 | 00:23

Harga Pertamax Green 95 Disesuaikan dan Mulai Berlaku 2 September 2026

Rabu, 02 September 2026 | 00:01

Menko Polkam Ajak Seluruh Sektor Serius Tangkal DFK di Medsos

Selasa, 01 September 2026 | 23:40

BP Batam Pilih Tak Bergantung dengan APBN

Selasa, 01 September 2026 | 23:18

Lobi Fuad Hasan Masyhur Berujung Persetujuan Jokowi soal Tambahan Kuota Haji 2022

Selasa, 01 September 2026 | 23:15

Dua Tahun Kabinet Merah Putih, Sandiaga Uno Dinilai Layak Masuk Kabinet

Selasa, 01 September 2026 | 22:29

Selengkapnya