Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Bursa Siang: Saham Asia Menguat

SELASA, 18 FEBRUARI 2025 | 13:39 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat di Selasa siang 18 Februari 2025, mengakhiri sesi I perdagangan hari ini. 

IHSG bertambah 44 poin atau 0,65 persen ke posisi 6.875.

Nilai transaksi mencapai Rp6,96 triliun disertai volume perdagangan sebanyak 147,74 juta lot saham yang berpindah tangan.


Sektor barang konsumsi primer menjadi yang terkuat di tengah kenaikan IHSG. Sektor tersebut naik 1,73 persen. Sementara sektor teknologi menjadi yang terlemah, jatuh sebesar 0,97 persen.

Pasar Asia sebagian besar menguat. Indeks S&P/ASX 200 Australia melemah setelah Reserve Bank of Australia (RBA) memangkas suku bunga sebesar 25 basis poin menjadi 4,1 persen, sesuai dengan estimasi Reuters. 

RBA telah mempertahankan suku bunga kebijakannya tetap pada 4,35% sejak November 2023, setelah periode kenaikan suku bunga sebanyak 13 kali untuk mengendalikan inflasi dalam negeri.

Di sesi siang, Nikkei 225 Jepang naik 0,72 persen. Topix juga naik 0,66 persen.

Shanghai Composite menguat 0,29 persen dan Shenzhen Component bertambah 0,13 persen. 

Hang Seng juga bertambah 2,05 persen. Kospi serta Taiex naik, masing-masing 0,52 persen dan 0,20 persen

Sayangnya, ASX200 jatuh 0,56 persen.

Untuk harga minyak dunia juga mengalami perubahan dibandingkan dengan perdagangan pagi tadi. 

Minyak mentah Brent terhenti pada perdagangan Selasa siang menyusul serangan pesawat tak berawak terhadap stasiun pemompaan pipa minyak di Rusia yang mengurangi aliran dari Kazakhstan.

Harga minyak mentah Brent turun 7 sen menjadi 75,15 Dolar AS per barel. Minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS naik 47 sen menjadi 71,21 Dolar AS per barel.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya