Berita

Graffiti adili Jokowi nuncul di mana-mana/Ist

Politik

Banyak Korban Mulyono, Wajar Graffiti Adili Jokowi Muncul di Mana-mana

JUMAT, 14 FEBRUARI 2025 | 08:37 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Maraknya graffiti adili Presiden ke-7 RI Joko Widodo alias Jokowi di banyak kota di Indonesia saat ini tentu tidak akan muncul begitu saja.

"Ibarat pepatah "tidak akan ada asap tanpa api"," kata mantan Menpora era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Roy Suryo kepada RMOL, Jumat 14 Februari 2025.

Sebab, kata Roy, kalau hanya muncul di satu atau pun dua kota saja, graffiti "Adili Jokowi" mungkin hanya akibat kelakuan Jokowi yang tidak seberapa.


"Namun ini terjadi secara masif di banyak kota besar Indonesia," kata Roy.

Roy menerangkan, graffiti "Adili Jokowi" bertebaran di Solo, Yogyakarta, Medan, Malang, Jakarta, hingga Surabaya.

"Artinya banyak pihak yang menjadi korban Mulyono sebagaimana desain kaos yang laris manis saat ini di berbagai lapak e-commerce (Shopee, Tokopedia, Lazada). Ini fakta bukan hoaks," kata Roy.

Di sisi lain, sambung Roy, mulai muncul juga upaya pembelokkan fakta terhadap seruan graffiti "Adili Jokowi".

Salah satunya keluar dari mulut Jokowi sendiri saat diwawancara -secara eksklusif- oleh Najwa Shihab melalui YouTube Mata Najwa.

Jokowi mengatakan secara khusus di menit ke-11 sampai 12'30" atau sekitar 90 detik bahwa aksi sosial tersebut hanyalah ekspresi kalah pilpres dan belum move on.

"Sungguh sebuah jawaban yang sangat kerdil, kalau tidak ingin meminjam istilah khas Rocky Gerung: "dungu". Karena malah ditarik-tarik ke soal pilpres," pungkas Roy.


Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

KPK NU Demo di Gedung Merah Putih KPK, Desak Penangkapan Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:23

UPDATE

Wall Street Hijau Usai Data Tenaga Kerja Redupkan Sinyal Kenaikan Bunga The Fed

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:21

Biaya Perawatan Naik 106 Persen, Deteksi Dini Penting untuk Tekan Risiko

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:05

Harga Solar Naik Tinggi, G7 Lepas 100 Juta Barel Cadangan

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:51

Bank Syariah Jumbo Bakal Bertambah, OJK Pasang Target Lima Pemain

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:21

Bursa Eropa Bangkit, DAX Naik 1,17 Persen

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:06

Digitalisasi Parkir On Street Efektif Cegah Pungli

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:53

Suyudi-Wahyu Memimpin Polri: Tujuh Agenda Besar, Saatnya Pembuktian

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:22

Awas, Aktivitas Merapi Melonjak

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:04

Pengamen Dilarang Aktivitas di Mikrotrans dan Halte Transjakarta

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:53

Ahli Hukum Diusir MK, Apakah Gibran Sudah Bisa Didiskualifikasi?

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:34

Selengkapnya