Berita

lustrasi/AI

Bisnis

Permintaan Naik, Emas Dunia Dekati Level Puncak Sepanjang Masa

SENIN, 10 FEBRUARI 2025 | 11:32 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Emas dunia melesat ke harga tertinggi, mendekati rekor pada sesi sebelumnya.

Kenaikan harga ini karena investor mencari perlindungan pada aset safe haven setelah keputusan Presiden Donald Trump yang mengenakan tarif baru,  memicu kekhawatiran akan perang dagang global.

Dikutip dari Reuters, emas spot menguat 0,46 persen menjadi 2.874,22 Dolar AS per ons pada perdagangan Senin 10 Februari 2025, setelah pada Jumat mencapai rekor tertinggi 2.886,62 Dolar AS.


Harga emas berjangka Amerika Serikat naik 0,40 persen menjadi 2.899,20 Dolar AS per ons.

Recana Trump yang akan mengenakan tarif baru sebesar 25 persen bagi semua impor baja dan aluminium yang masuk ke Amerika Serikat. 

Trump juga akan mengumumkan tarif timbal balik (resiprokal) pada banyak negara. 

Bank sentral China menambah cadangan emasnya pada Januari untuk bulan ketiga, menurut data resmi People's Bank of China, Jumat.

Harga perak spot tetap di posisi 31,82 Dolar AS per ons. Platinum turun 0,3 persen menjadi 973,60 Dolar AS.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

KPK Benaran Sakit Jiwa, Gedung Merah Putih Mending untuk Merawat ODGJ

Kamis, 16 Juli 2026 | 19:00

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Berkunjung ke USS Missouri

Sabtu, 18 Juli 2026 | 06:08

Legislator PDIP Minta Pemerintah Gercep Atasi Titik Panas di Sejumlah Wilayah

Sabtu, 18 Juli 2026 | 05:48

Menakar Arah Pemerataan Lewat Pelayaran Perintis

Sabtu, 18 Juli 2026 | 05:20

TNI Kirim Satgas Kompi Zeni dalam Misi Perdamaian PBB di Kongo

Sabtu, 18 Juli 2026 | 04:58

Pemerintah Didorong Segera Bentuk Badan Rempah dan Herbal Nasional

Sabtu, 18 Juli 2026 | 04:38

PBB Dukung Penuh Pemerintahan Prabowo dan Bidik Kemenangan 2029

Sabtu, 18 Juli 2026 | 04:18

Ancaman Industri Hasil Tembakau dan Agenda Global

Sabtu, 18 Juli 2026 | 03:59

BRI Gelar KKB Expo Hadirkan Kemudahan Layanan Pembiayaan Kendaraan

Sabtu, 18 Juli 2026 | 03:45

Data Pengungsi Papua Harus dapat Dipertanggungjawabkan

Sabtu, 18 Juli 2026 | 03:20

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Selengkapnya