Berita

Direktur Penyidikan Komisi Pemberantasan Korupsi (Dirdik KPK) Asep Guntur Rahayu/RMOL

Hukum

Turun Gunung di Praperadilan Hasto, Dirdik KPK Bantah Intervensi Hakim

KAMIS, 06 FEBRUARI 2025 | 15:30 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Kehadiran Direktur Penyidikan Komisi Pemberantasan Korupsi (Dirdik KPK) Asep Guntur Rahayu bersama Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Rudi Setiawan dalam sidang praperadilan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel) menuai sorotan.

Asep menyatakan bahwa kedatangannya untuk memberikan dukungan kepada lembaga antirasuah dalam memenangkan gugatan. 

“Kami hadir untuk memberikan dukungan kepada tim hukum dari KPK,” ungkap Asep kepada wartawan melalui pesan tertulis, Kamis 6 Februari 2025 


Ia menegaskan tindakan tersebut bukan merupakan sesuatu yang khusus. Sebab, Asep mengaku juga beberapa kali menghadiri sidang Praperadilan untuk kasus yang lain.

“Bukan kali ini saja. Sudah beberapa kali atau beberapa Praperadilan. Kami hadir juga di Praperadilan (kasus) ASDP dan lain-lain,” jelas Jenderal polisi bintang satu ini

Saat dikonfirmasi mengenai dugaan intervensi terhadap hakim yang menangani Praperadilan Hasto, Asep menepis hal tersebut. Ia menyatakan sejauh ini tidak ada kecurigaan ataupun temuan seperti itu.

“Sejauh ini tidak ada. Kehadiran kami untuk memberikan dukungan kepada tim hukum KPK,” bebernya.

Sebelumnya, sidang praperadilan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto akhirnya digelar di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan (Jaksel) pada Rabu, 5 Februari 2025. 

Hasto melayangkan gugatan praperadilan ke Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan lantaran tidak diterima ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK dalam kasus dugaan suap dan perintangan penyidikan terkait perkara Harun Masiku. 

Deputi Penindakan dan Eksekusi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Irjen Rudi Setiawan dan Direktur Penyidikan KPK memantau langsung jalannya sidang praperadilan. 

Berdasarkan Pantauan di lokasi, Deputi Penindakan dan Dirdik KPK terlihat berada di area ruang sidang Utama PN Jakarta Selatan. Dia tampak mengenakan kemeja putih. Sementara, sedangkan Deputi Penindakan KPK datang mengenakan batik corak berwarna hijau.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

UPDATE

Jusuf Kalla: Konflik Timteng Berpotensi Tekan Ekonomi Global dan Indonesia

Jumat, 13 Maret 2026 | 04:19

Permohonan Restorative Justice Rismon Menggemparkan

Jumat, 13 Maret 2026 | 04:07

Reset Amerika

Jumat, 13 Maret 2026 | 04:01

Sinopsis One Piece Season 2 di Netflix Petualangan Baru Luffy di Grand Line

Jumat, 13 Maret 2026 | 03:32

Rismon Ajukan RJ, Ahmad Khozinudin: Label Pengkhianat akan Abadi

Jumat, 13 Maret 2026 | 03:23

BPKH Bukukan Aset Konsolidasi Rp238,99 Triliun hingga Akhir 2025

Jumat, 13 Maret 2026 | 03:08

ICWA Minta RI Kaji Lagi soal Gabung Board of Peace

Jumat, 13 Maret 2026 | 03:00

Rismon Siap Dicap Pengkhianat Usai Minta Maaf ke Jokowi

Jumat, 13 Maret 2026 | 02:24

Indonesia Diminta Aktif Dorong Perdamaian Timteng

Jumat, 13 Maret 2026 | 02:07

KPK Sita Aset Rp100 Miliar Lebih dari Skandal Kuota Haji Era Yaqut

Jumat, 13 Maret 2026 | 02:04

Selengkapnya