Berita

Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Rosan Roeslani saat konferensi pers di Istana Merdeka, Jakarta/Ist

Bisnis

Rosan Lapor Prabowo Investasi 2024 Capai Target

SELASA, 04 FEBRUARI 2025 | 20:04 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Rosan Roeslani melaporkan hasil realisasi investasi 2024 yang berhasil mencapai target kepada Presiden Prabowo Subianto. 

Laporan tersebut disampaikan Rosan dalam Rapat Terbatas (Ratas) di Istana Merdeka, Jakarta pada Selasa 4 Februari 2025.

“Saya laporkan kepada Bapak Presiden bahwa investasi kita alhamdulillah tercapai target 103,9 persen dengan total Rp1.714,2 triliun. Itu target awal adalah Rp1.650 triliun, itu saya sampaikan,” kata Rosan kepada awak media.


Selain itu, Rosan juga melaporkan bahwa investasi tersebut telah menyerap tenaga kerja sebanyak 2.456.130 orang atau meningkat 34,7 persen dibanding tahun sebelumnya.

Dalam keterangannya, Rosan menjelaskan bahwa investasi di luar Pulau Jawa mendominasi dengan porsi 52,2 persen atau sekitar Rp895,4 triliun, meningkat 22,5 persen dibanding tahun sebelumnya. Sementara itu, investasi di Pulau Jawa mencapai 47,8 persen atau Rp818,8 triliun. 

“Dari sisi sumber investasi, penanaman modal asing (PMA) tercatat sebesar Rp900,2 triliun atau 52,5 persen, sedikit lebih tinggi dibanding penanaman modal dalam negeri (PMDN) yang mencapai Rp814 triliun atau 47,5 persen,” pungkas Rosan.

Dari sisi negara asal investor, Singapura menempati peringkat pertama dengan investasi sebesar 20,1 miliar dolar AS, disusul Hong Kong (8,2 miliar dolar AS), China (8,1 miliar dolar AS), Malaysia (4,2 miliar dolar AS), dan Amerika Serikat (3,7 miliar dolar AS).

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya