Berita

Direktur Eksekutif Institute for Development of Economics and Finance (Indef), Esther Sri Astuti/RMOL

Bisnis

Kunci Keberhasilan Hilirisasi

Indonesia Harus Jadi Tuan Rumah yang Baik Bagi Investor

SENIN, 03 FEBRUARI 2025 | 19:36 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Indonesia memiliki cadangan gas alam yang cukup besar. Sayangnya, ketergantungan pada impor hingga kini masih cukup tinggi. 

Direktur Eksekutif Institute for Development of Economics and Finance (Indef), Esther Sri Astuti, mendorong pemerintah menggencarkan  hilirisasi industri gas alam sebagai solusi untuk membalikkan ketergantungan tersebut.

"Itulah tugas hilirisasi agar bisa membalikkan impor menjadi ekspor atau kalau tidak bisa minimal memenuhi kebutuhan domestik kita sendiri," kata Esther di Restoran Plataran Senayan, Jakarta, Senin, 3 Februari 2025.


Esther menambahan, untuk mewujudkan hilirisasi yang efektif, Indonesia harus menjadi tuan rumah yang baik bagi para investor. Hal ini meliputi penyediaan iklim investasi yang kondusif, transparansi dalam data dan informasi, serta kepastian dalam regulasi. 

Regulasi yang jelas dan pasti akan memberikan rasa aman bagi investor dalam menanamkan modalnya di sektor gas alam. Selain itu, SOP yang jelas dan transparan juga diperlukan untuk memastikan proses hilirisasi berjalan dengan lancar. 

"Riset dan inovasi dari kampus juga diperlukan, tentunya harus ada sinergi," pungkasnya.

Keberhasilan dalam hilirisasi ini tidak hanya akan mengurangi ketergantungan Indonesia pada impor energi, tetapi juga menciptakan lapangan pekerjaan, meningkatkan pendapatan negara, serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Ramos-Horta Puji Toleransi dan Ketangguhan Rakyat Indonesia

Jumat, 28 Agustus 2026 | 22:17

Polisi Konfirmasi Korban Tewas saat Demo DPR Seorang Pedagang Cermin

Jumat, 28 Agustus 2026 | 22:10

Aturan Turunan UU DKJ Harus Rampung Sebelum Keppres IKN Terbit

Jumat, 28 Agustus 2026 | 22:09

Astra Sudah Jangkau 35.726 Warga Lewat 7 Posko Gempa NTT

Jumat, 28 Agustus 2026 | 22:04

Penanganan Karhutla di Riau Jadi Contoh yang Baik

Jumat, 28 Agustus 2026 | 22:01

Budi Arie Pasang Badan Cuci Nama Jokowi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 22:00

Peluncuran Wajah Baru RS Tria Dipa, Hadirkan Teknologi Medis Teranyar

Jumat, 28 Agustus 2026 | 21:57

BI: Daripada Kredit, Mayoritas Bank Parkir Likuiditas di Surat Berharga

Jumat, 28 Agustus 2026 | 21:51

LPJ Diterima, Gus Yahya Akui Tak Sempurna Pimpin PBNU

Jumat, 28 Agustus 2026 | 21:51

Pengusutan Dugaan Korupsi di Pemkab Bogor Merembet ke Dinas Pendidikan

Jumat, 28 Agustus 2026 | 21:50

Selengkapnya