Berita

Menteri Luar Negeri dan Ekspatriat Yaman, Shayea Mohsen Al-Zindani di Rabay pada Jumat, 30 Januari 2025/Net

Dunia

Yaman Dukung Penuh Inisiatif Otonomi Sahara Maroko

MINGGU, 02 FEBRUARI 2025 | 09:38 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Yaman kembali menegaskan dukungannya terhadap integritas teritorial dan kedaulatan Maroko di Sahara. 

Menteri Luar Negeri dan Ekspatriat Yaman, Shayea Mohsen Al-Zindani, menyampaikan apresiasinya terhadap upaya Maroko dalam mencari solusi politik yang realistis dan berbasis konsensus, sejalan dengan resolusi Dewan Keamanan PBB. 

"Kami mendukung pendekatan Maroko dalam menyelesaikan masalah ini secara damai dan dalam kerangka hukum internasional," ujar Al-Zindani  dalam pertemuan Komisi Kerja Sama Gabungan Maroko-Yaman yang digelar di Rabat pada Jumat, 30 Januari 2025. 


Lebih lanjut, Al-Zindani menyoroti meningkatnya momentum internasional dalam mendukung rencana otonomi yang diajukan Maroko. Ia menilai inisiatif tersebut sebagai solusi yang eealistis, serius, dan kredibel untuk mengakhiri konflik berkepanjangan di kawasan tersebut.  

Selain aspek politik, Menteri Yaman juga memuji perkembangan pesat yang dialami wilayah Sahara Maroko, terutama sejak peluncuran Model Pembangunan Baru untuk Provinsi Selatan pada 2015 oleh Raja Mohammed VI. 

"Kami mengapresiasi kemajuan ekonomi dan sosial yang luar biasa di wilayah tersebut, yang menunjukkan komitmen Kerajaan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya," tambahnya.  

Dengan pernyataan ini, Yaman kembali memperkuat posisinya sebagai salah satu negara yang secara konsisten mendukung kedaulatan Maroko atas Sahara, sejalan dengan kebijakan luar negerinya yang mendukung stabilitas dan integritas wilayah negara-negara sahabat.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Kasus Bansos, Kabulog Jateng hingga Pejabat Pemkab Brebes dan Jember Diperiksa KPK

Rabu, 09 September 2026 | 14:28

Purbaya Bakal Tarik Dana Daerah yang Mengendap Rp100 Triliun di Bank

Rabu, 09 September 2026 | 14:26

Rumah Digeledah, Direktur PT CMC Diperiksa KPK Hari Ini

Rabu, 09 September 2026 | 14:06

Rugikan Negara Rp35,7 Miliar, KPK Panggil Direktur PT Brantas Abipraya

Rabu, 09 September 2026 | 13:49

Kata Bonjopi, Persib si Raja Comeback

Rabu, 09 September 2026 | 13:39

Punya 12 Pabrik Sawit, Legislator Nilai Sintang Cocok Jadi Basis Produksi B50

Rabu, 09 September 2026 | 13:29

Pakistan: Serangan Houthi ke Saudi Bisa Aktifkan Pakta Pertahanan Mekkah

Rabu, 09 September 2026 | 13:27

PISA 2025 Tak Banyak Bergerak, Indonesia Sedang Menormalisasi Krisis Pembelajaran

Rabu, 09 September 2026 | 13:02

Penyaluran B50 Tembus 3,4 Juta KL, 94 Persen SPBU Sudah Salurkan Biodiesel

Rabu, 09 September 2026 | 12:47

Tim SAR Diminta Maksimalkan Pencarian Lima Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Rabu, 09 September 2026 | 12:38

Selengkapnya