Berita

Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Rosan Roeslani dalam Konferensi Pers Capaian Kinerja Investasi di Kantor BKPM, Jakarta pada Jumat 31 Januari 2025/RMOL

Bisnis

Lampaui Target, Realisasi Investasi 2024 Tembus Rp1.714,2 Triliun

JUMAT, 31 JANUARI 2025 | 10:58 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Realisasi investasi RI di sepanjang tahun 2024 tercatat mencapai Rp1.714,2 triliun. Angka ini naik 20,8 persen dibanding tahun sebelumnya (yoy).

Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Rosan Roeslani juga mengatakan angka tersebut melampaui target 103,9 persen yang ditetapkan Presiden terdahulu Joko Widodo sebesar Rp1.650,0 triliun, dan mencapai 138,3 persen dari target Renstra Rp1.239,3 triliun.

“Itu adalah cerminan dari keyakinan investor melihat dari pemerintahan baru Presiden Prabowo. Alhamdulillah target yang diberikan kepada kami tercapai. Total investasi full year di 2024 Rp 1.714 triliun, peningkatan yang signifikan,”kata Rosan dalam Konferensi Pers Capaian Kinerja Investasi di Kantor BKPM, Jakarta pada Jumat 31 Januari 2025.


Dalam kesempatan tersebut, Rosan merinci kontribusi Penanaman Modal Asing (PMA) di 2024 mencapai Rp900 triliun atau tumbuh 21 persen yoy. Sementara Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) mencapai Rp814 triliun atau tumbuh 20,6 persen yoy.

Berdasarkan sektor usaha, terdapat lima besar realisasi investasi yang berasal dari sektor industri logam dasar, barang logam, bukan mesin, dan peralatannya senilai Rp238,4 triliun.

Selanjutnya transportasi, gudang dan telekomunikasi Rp 189,9 triliun, pertambangan Rp 184,7 triliun. Kemudian, sektor perumahan, kawasan industri, dan perkantoran Rp 122,9 triliun, jasa lainnya Rp 120,8 triliun.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

Prabowo Tegaskan Indonesia Tidak Takut Ancaman MSCI

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:32

Buruh Usul UMP 2027 Naik 9,5 Persen, Ini Respons Menaker

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:20

Ombudsman Ungkap Titik Rawan Korupsi di Layanan Pertanahan dan Kebencanaan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:19

Kasus CSR BI Jalan di Tempat, MAKI dan ARUKKI Bersiap Ajukan Praperadilan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:12

Pembenahan MBG hingga Program 3 Juta Rumah jadi PR Besar Prabowo

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:59

Begini Jurus BI Stabilkan Rupiah Hadapi Ancaman MSCI hingga Konflik Geopolitik

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:58

Nusron Hadiri Sidang Kabinet Paripurna setelah Dua Kali Absen Pemeriksaan KPK

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

PJJ dan WFH Bisa Jadi Opsi Antisipasi Asap Karhutla

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Masih Diproses Setneg, Yassierli Minta Publik Bersabar

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:50

Event Konser hingga Festival Belanja Jadi Mesin Uang Jakarta

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:48

Selengkapnya