Berita

Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Rosan Roeslani dalam Konferensi Pers Capaian Kinerja Investasi di Kantor BKPM, Jakarta pada Jumat 31 Januari 2025/RMOL

Bisnis

Realisasi Investasi RI Kuartal IV-2024 Tembus Rp452,8 Triliun, Naik 23,8 Persen

JUMAT, 31 JANUARI 2025 | 10:19 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Realisasi investasi RI pada kuartal IV-2024 mencapai Rp452,8 triliun.

Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Rosan Roeslani mengatakan angka tersebut melonjak 23,8 persen dibanding periode yang sama di tahun sebelumnya (yoy).

"Pencapaian kita di triwulan keempat ini adalah Rp452,8 triliun, naik 4,9 persen dari quarter ke quarter, dan dibandingkan dari tahun sebelumnya, itu kenaikan 23,8 persen," kata Rosan dalam Konferensi Pers Capaian Kinerja Investasi di Kantor BKPM, Jakarta pada Jumat 31 Januari 2025.


Dalam kesempatan tersebut, Rosan merinci realisasi investasi pada periode ini terdiri atas penanaman modal asing (PMA) sebesar Rp245,8 triliun, atau naik 33,3 persen secara tahunan (yoy).  Serta penanaman modal dalam negeri (PMDN) sebesar Rp207,0 triliun atau meningkat 14,1 persen yoy.

Lebih lanjut, kepala BKPM itu juga mengatakan terdapat peningkatan investasi di luar pulau Jawa pada kuartal akhir tahun 2024 ini.

"Kalau dulu lebih banyak terkonsentrasi di Jawa, sekarang kalau kita lihat itu di luar Jawa, konsentrasinya lebih 57,5 persen dan nilainya adalah Rp260,4 triliun. Terjadi peningkatan yang cukup signifikan kalau kita lihat year-on-year-nya adalah 40,8 persen," jelas Rosan.

Sementara untuk pulau Jawa ikut mengalami peningkatan dengan kontribusi 42,5 persen, dan nilainya Rp192,4 triliun atau naik 6,4 persen secara tahunan (yoy).

Di sisi lain, Rosan menyebut realisasi investasi pada kuartal ini telah berhasil menyerap 580.916 tenaga kerja baru atau naik 26,9 persen dibanding tahun sebelumnya.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Bahaya Tersembunyi Kerikil di Ban Mobil dan Cara Mengatasinya

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:15

PKS: Pemerintah harus Segera Tetapkan Aturan Pembatasan BBM Bersubsidi

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:14

Mengupas Bahaya Air Keras Menyusul Kasus Penyerangan Aktivis KontraS di Jakarta

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:52

Kemenhaj Tegaskan Komitmen Haji Inklusif bagi Lansia dan Disabilitas

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:47

Qatar Kutuk Serangan Brutal Israel di Lebanon

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:23

Harga Minyak Brent Tembus 103 Dolar AS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:10

AS Kirim Ribuan Marinir ke Timur Tengah, Iran Terancam Invasi Darat

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:41

Wall Street Rontok Menatap Kemungkinan Inflasi Global

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:23

Transformasi Kinerja BUKA: Dari Rugi Menjadi Laba Rp3,14 Triliun di 2025

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:08

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Selengkapnya