Berita

Hashim Djojohadikusumo/Repro

Politik

Selain Duit, Ini Jasa Besar Prabowo dan Megawati Naikkan Karir Politik Jokowi

SENIN, 27 JANUARI 2025 | 20:41 WIB | LAPORAN: JONRIS PURBA

Prabowo Subianto dan Megawati Soekarnoputri memiliki andil yang sangat besar sehingga Joko Widodo dapat menjadi Presiden ke-7. Kontribusi terbesar Prabowo dan Mega pada Jokowi saat keduanya setuju mengusung Jokowi menjadi calon gubernur Jakarta pada pilgub Jakarta tahun 2014.

Hal ini diungkap oleh Hashim Djojohadikusumo dalam video yang kini beredar di berbagai media sosial.

“Yang mendesak bu Megawati agar memilih Jokowi di Pilkada DKI itu pak Prabowo,” kata Hashim yang terlihat berbicara didampingi putrinya yang kini menjadi anggota DPR RI Rahayu Saraswati pada akun youtube postingposting dilihat redaksi, Senin, 27 Januari 2025.


Awalnya, kata Hashim, Prabowo Subianto sudah memantau Jokowi saat menjabat Wali Kota Solo. Lalu, Hashim diminta untuk menanyakan keinginannya maju jadi gubernur. Namun saat itu, Jokowi akan diusung oleh PDI Perjuangan di Pilgub Jawa Tengah. Hal ini karena, untuk di Jakarta, PDI Perjuangan akan mengusung Fauzi Bowo.

“Saya mengundang Jokowi dan bertemu. Prabowo lalu mendesak Megawati mengusung Jokowi di Pilgub DKI Jakarta. Pada awalnya bu Megawati tidak mau dukung Jokowi, Ini fakta sejarah, yang mau rekam silahkan,” ujarnya.

Maju menjadi cagub DKI Jakarta, ternyata penyandang dana utamanya justru Hashim Djojohadikusumo.

“Ternyata penyandang dana utama itu saya, pak Jokowi sering datang ke kantor saya. Minta dukungan, Rp 6 miliar, Rp 1 miliar, Rp 19 miliar. Itu benar saya ada dokumentasi. Saya yang bikin rekening gabungan Jokowi-Ahok itu saya, karena beliau bilang nggak ada uang. Itu kenyataan dan seterusnya..dan seterusnya,” pungkasnya.

Pernyataan Hashim ini mendapat berbagai tanggapan dari para netizen. Mereka mengaku sangat salut atas kejujuran Hashim dalam mengungkap siapa sosok Jokowi. Mereka juga menyatakan salut atas persahabatan yang sangat erat antara Prabowo Subianto dan Megawati yang ternyata sudah terjalin sangat lama.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Prabowo Bertemu Wakil Menteri Perang AS Elbrigde Colby, Bahas Apa?

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:22

Aksi Kocak dan Absurd dalam Film Kung Fu Soccer

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:18

KPK Panggil Pejabat Hingga Pegawai Pemkab Langkat

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:05

Polri Klarifikasi Rutan Bareskrim Disebut jadi Sarang Narkoba

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:01

Legislator Nasdem Minta Negara Kasih Insentif ke Ibu Rumah Tangga

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:56

KPK Panggil Direktur Bank DBS Indonesia di Kasus TPPU Andhi Pramono

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:46

Lawyer Sebut Kasus Pelabuhan Tanjung Perak Sarat Kriminalisasi

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:29

UOB Geser Strategi, Fokus Garap Emerging Affluent dan Kebutuhan Nasabah

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:26

Golkar Dukung Wakil Kepala Daerah Tak Dipilih Lewat Pilkada

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:22

24 Persen Penduduk Sumbang 56 Persen Konsumsi, Ekonom Soroti Kelas Menengah

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:03

Selengkapnya