Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Rupiah Menguat Tipis Kamis Pagi

KAMIS, 23 JANUARI 2025 | 10:37 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Nilai tukar (kurs) Rupiah dibuka bergerak ke level Rp16.278 per Dolar AS pada perdagangan Kamis pagi 23 Januari 2025.

Mata uang Garuda itu menguat 2 poin atau tumbuh 0,1 persen dari penutupan perdagangan sebelumnya.

Tapi kebijakan Trump soal tarif masih akan memberatkan Rupiah ke depannya, ditambah sinyal- sinyal pelambatan ekonomi di berbagai negara seperti di China, Korea Selatan dan lain sebagainya.


Berdasarkan pantauan RMOL, mayoritas mata uang Asia bergerak bervariasi. Yen Jepang menguat 0,09 persen, Baht Thailand tumbuh 0,05 persen, Yuan China melemah 0,20 persen dan Dolar Hong Kong menguat 0,03 persen.

Selanjutnya Dolar Singapura minus 0,04 persen, Peso Filipina dan Won Korea Selatan melemah 0,01 persen.

Di sisi lain mayoritas mata uang utama negara maju menguat. Euro Eropa dan Poundsterling Inggris menguat 0,02 persen, Franc Swiss menguat 0,10 persen, Dolar Australia menguat 0,02 persen. Sedangkan dolar Kanada melemah 0,06 persen.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Prabowo Bertemu Wakil Menteri Perang AS Elbrigde Colby, Bahas Apa?

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:22

Aksi Kocak dan Absurd dalam Film Kung Fu Soccer

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:18

KPK Panggil Pejabat Hingga Pegawai Pemkab Langkat

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:05

Polri Klarifikasi Rutan Bareskrim Disebut jadi Sarang Narkoba

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:01

Legislator Nasdem Minta Negara Kasih Insentif ke Ibu Rumah Tangga

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:56

KPK Panggil Direktur Bank DBS Indonesia di Kasus TPPU Andhi Pramono

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:46

Lawyer Sebut Kasus Pelabuhan Tanjung Perak Sarat Kriminalisasi

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:29

UOB Geser Strategi, Fokus Garap Emerging Affluent dan Kebutuhan Nasabah

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:26

Golkar Dukung Wakil Kepala Daerah Tak Dipilih Lewat Pilkada

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:22

24 Persen Penduduk Sumbang 56 Persen Konsumsi, Ekonom Soroti Kelas Menengah

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:03

Selengkapnya