Berita

Ilustrasi/Net

Politik

Kepala Daerah Terpilih Tanpa Sengketa Bakal Dilantik Bulan Depan

KAMIS, 23 JANUARI 2025 | 09:45 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Kepala daerah terpilih hasil pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2024 yang tidak bersengketa di Mahkamah Konstitusi (MK) secara bertahap akan dilantik mulai tanggal 6 Februari 2025. 

Menurut Anggota Komisi II DPR RI, Mardani Ali Sera, pelantikan yang cepat merupakan hak rakyat untuk segera mendapatkan pelayanan optimal dari pemimpin definitif.

"Setelah melalui proses panjang dan berliku termasuk kampanye yang melelahkan akhirnya para kepala daerah pemenang tanpa sengketa akan dilantik," kata Mardani lewat akun X miliknya, Kamis 23 Januari 2025.


Pelantikan ini diharapkan menjadi awal baru bagi kepala daerah untuk merealisasikan janji kampanye mereka dan menjawab kebutuhan masyarakat di wilayah masing-masing.

"Rakyat perlu pemimpin definitif yang punya kewenangan penuh. Selamat bekerja, luruskan niat dan kedepankan rakyat," tandas Ketua Dewan Pimpinan Pusat Partai Keadilan Sejahtera itu.

Selanjutnya pemerintah dan DPR sepakat melantik kepala daerah terpilih secara bergelombang setelah persidangan sengketa hasil Pilkada di MK tuntas.

Mahkamah Konstitusi diperkirakan akan menyelesaikan seluruh perkara Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) dari Pilkada 2024 pada 13 Maret 2025.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya