Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Pasar Belum Stabil, Emas Melonjak ke Level Tertinggi Tiga Bulan

KAMIS, 23 JANUARI 2025 | 08:16 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Harga emas melonjak mendekati level tertinggi dalam tiga bulan, didorong oleh pelemahan Dolar dan minimnya kejelasan seputar rencana kebijakan Presiden AS Donald Trump.

Saat ini investor terus mencermati kebijakan Trump yang dikhawatirkan dapat memicu perang dagang dan meningkatkan volatilitas pasar.

Dikutip dari Reuters, emas spot naik 0,4 persen menjadi 2.755,2 Dolar AS per ons pada perdagangan Rabu 22 Januari 2025 atau Kamis WIB.


Emas berjangka Amerika Serikat ditutup menguat 0,4 persen menjadi 2.770,90 Dolar AS per ons.

Indeks Dolar (Indeks DXY) pada Rabu tersungkur ke level terendah lebih dari tiga minggu pada awal sesi, membuat emas batangan yang dihargakan dalam greenback lebih murah bagi pemegang mata uang lainnya.

Analis mengatakan, emas akan bergerak cepat saat situasi di pasar tidak stabil

"Ada ketidakpastian dengan tarif yang diusulkan dan sejumlah hal lainnya, dan emas biasanya berkinerja baik ketika ada ketidakpastian yang besar atau bahkan moderat di pasar," kata Ryan McIntyre, Senior Portfolio Manager Sprott Asset Management.

Harga perak spot stabil di 30,86 Dolar AS per ons, sementara platinum naik 0,8 persen menjadi 950,50 Dolar AS dan  paladium menarik untung 3 persen menjadi 987,41 Dolar AS.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

KPK Benaran Sakit Jiwa, Gedung Merah Putih Mending untuk Merawat ODGJ

Kamis, 16 Juli 2026 | 19:00

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Berkunjung ke USS Missouri

Sabtu, 18 Juli 2026 | 06:08

Legislator PDIP Minta Pemerintah Gercep Atasi Titik Panas di Sejumlah Wilayah

Sabtu, 18 Juli 2026 | 05:48

Menakar Arah Pemerataan Lewat Pelayaran Perintis

Sabtu, 18 Juli 2026 | 05:20

TNI Kirim Satgas Kompi Zeni dalam Misi Perdamaian PBB di Kongo

Sabtu, 18 Juli 2026 | 04:58

Pemerintah Didorong Segera Bentuk Badan Rempah dan Herbal Nasional

Sabtu, 18 Juli 2026 | 04:38

PBB Dukung Penuh Pemerintahan Prabowo dan Bidik Kemenangan 2029

Sabtu, 18 Juli 2026 | 04:18

Ancaman Industri Hasil Tembakau dan Agenda Global

Sabtu, 18 Juli 2026 | 03:59

BRI Gelar KKB Expo Hadirkan Kemudahan Layanan Pembiayaan Kendaraan

Sabtu, 18 Juli 2026 | 03:45

Data Pengungsi Papua Harus dapat Dipertanggungjawabkan

Sabtu, 18 Juli 2026 | 03:20

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Selengkapnya