Berita

Jumpa pers Menteri BUMN Erick Thohir bersama Direktur Utama BTN Nixon Napitupulu, di Kantor BUMN, Jalan Medan Merdeka Selatan, Gambir, Jakarta Pusat, Selasa, 21 Januari 2025/RMOL

Bisnis

BTN Akui Ada 4.000 Developer Nakal Tak Keluarkan Sertifikat

SELASA, 21 JANUARI 2025 | 16:16 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Bank Tabungan Negara (BTN) mengakui ada ribuan developer yang tidak mengeluarkan sertifikat hak milik (SHM) kepada masyarakat yang mencicil rumah.

Hal itu diungkap Direktur Utama (Dirut) BTN, Nixon Napitupulu, dalam jumpa pers di Kantor Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa, 21 Januari 2025.

Awalnya, Nixon mengungkapkan ratusan ribu rumah yang mendapat penyaluran kredit melalui BTN belum memiliki sertifikat.


"Terdapat 120 ribu rumah yang kita salurkan KPR (Kredit Kepemilikan Rumah), dan BTN belum memiliki sertifikat," ujar Nixon di hadapan Menteri BUMN, Erick Thohir.

Setelah itu, dia mengungkapkan hasil penelusurannya kepada publik, di mana dari 120 ribu rumah cicilan yang belum keluar sertifikatnya bersumber dari ribuan pengembang.

"Ada yang developernya raib, ada yang masih ada tapi tidak tanggung jawab, dan sebagainya. Kurang lebih ada 4.000 proyek rumah atau 4.000 developer," bebernya.

Dia menambahkan, penyaluran kredit rumah yang direalisasi BTN merupakan bagian dari upaya mendukung program 3 juta rumah untuk masyarakat berpendapatan di bawah Rp8 juta per bulan.

Maka dari itu, pihaknya akan memperbaiki tata kelola penyaluran kredit rumah yang kini berjalan.

"Oleh karena itu, kita terus melakukan perbaikan," demikian Nixon. 

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Istri Wali Kota Madiun Dicecar KPK soal Dugaan Aset Hasil Korupsi

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:22

Giant Sea Wall Pantura Dirancang Lindungi Jutaan Warga dan Jadi Mesin Ekonomi Baru

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:17

Pengamat: Pencoretan Saham Unggulan RI dari MSCI Jadi Tekanan Psikologis Pasar

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:14

Harga Minyak Dunia Terus Merangkak Naik

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:05

Dana PIP 2026 Belum Cair? Begini Cara Mudah Cek Status Pakai NIK dan NISN

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:04

IHSG Ambles 1,59 Persen, Asing Catat Net Sell Rp49,28 Triliun Usai Pengumuman MSCI

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:47

Komisi VIII DPR: Predator Seksual di Ponpes Pati harus Dihukum Seberat-beratnya!

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:43

Singapura Ingin Hidupkan Sijori Lagi Bersama RI dan Malaysia

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:35

Anak Buah Zulhas Dicecar KPK soal Pengaturan Proyek dan Fee Bupati Rejang Lebong

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:33

MUI GPT Bisa Jadi Terobosan Pelayanan Umat Berbasis AI

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:32

Selengkapnya