Berita

Wakil Ketua Komisi B DPRD DKI Jakarta Wahyu Dewanto/Ist

Nusantara

Wahyu Dewanto Dukung Polri Usut Tuntas Kebakaran Glodok Plaza

JUMAT, 17 JANUARI 2025 | 17:40 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Wakil Ketua Komisi B DPRD DKI Jakarta Wahyu Dewanto mengaku prihatin atas kebakaran hebat yang melanda Glodok Plaza, Mangga Besar, Jakarta Barat,

Wahyu menegaskan mendukung Polri turun tangan untuk segera menyelidiki penyebab pasti kebakaran hebat pada Rabu malam, 15 Januari 2025 tersebut.

"Kita dukung Polri untuk segera mengusut tuntas penyebab kebakaran, siapa yang bertanggung jawab dan apa penyebabnya," kata Wahyu saat dihubungi, Jumat 17 Januari 2025.


"Sebab korbannya banyak, bukan hanya materil tapi ada korban jiwa yang tidak sedikit," sambungnya.

Wahyu juga mendorong Pemprov DKI melakukan audit perizinan Glodok Plaza dan diskotek yang menjadi sumber kebakaran.

Dengan begitu diharapkan peristiwa serupa tidak terulang kembali di tempat lain.

"Pemprov DKI juga harus mengaudit terkait perizinannya," kata Wahyu.

Sebelumnya, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Ade Ary Syam Indradi mengatakan, pihaknya akan melakukan proses penyelidikan dugaan penyebab kebakaran secara profesional dan prosedural.

Ade Ary mengatakan, Puslabfor Mabes Polri akan dilibatkan untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

"Kami akan menghadirkan atau melibatkan Puslabfor untuk melakukan olah TKP untuk mendalami penyebab kebakaran," kata Ade Ary.

Menurut Ade Ary, pengusutan insiden kebakaran mendapatkan supervisi dari Subdit Kamneg Ditreskrimum Polda Metro Jaya. Saat ini pihak kepolisian masih melakukan serangkaian pendalaman.

"Ada lapis kemampuan, ada backup, ada supervisi, ada monitoring, ada asistensi. Itu dilakukan agar penanganannya prosedural, profesional, transparan," kata Ade Ary.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

UPDATE

Gus Yaqut dan Jokowi, Siapa yang Benar?

Minggu, 01 Februari 2026 | 04:09

Ketika Eropa Abad ke-18 Begitu Jorok, Terbelakang, dan Menjijikkan

Minggu, 01 Februari 2026 | 04:05

Eks Relawan: Jokowi Manusia Nggedabrus

Minggu, 01 Februari 2026 | 03:33

Mantan Ketua LMND Muhammad Asrul Gabung PSI

Minggu, 01 Februari 2026 | 03:12

Kentungan Oranye Anies

Minggu, 01 Februari 2026 | 03:01

Pemain Saham Gorengan Bakal Disikat

Minggu, 01 Februari 2026 | 02:27

MUI: Board of Peace Neokolonialisme Gaya Baru

Minggu, 01 Februari 2026 | 02:17

Jokowi Hadiri Rakernas PSI, tapi Tak Sanggup ke Pengadilan, Warganet: Penyakit Kok Pilih-pilih

Minggu, 01 Februari 2026 | 02:01

Prabowo Pede Fundamental Ekonomi RI Tetap Kuat di Tengah Gejolak Pasar Modal

Minggu, 01 Februari 2026 | 01:15

Pengangkatan 32 Ribu Pegawai Inti SPPG Jadi PPPK Picu Kecemburuan

Minggu, 01 Februari 2026 | 01:06

Selengkapnya