Berita

Kebakaran Los Angeles/AP

Dunia

Kemlu Pastikan Tak Ada WNI yang Jadi Korban Jiwa Kebakaran LA

SABTU, 11 JANUARI 2025 | 16:16 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) memastikan tak ada WNI yang menjadi korban jiwa dalam insiden kebakaran di Los Angeles (LA), Amerika Serikat.

Hal tersebut disampaikan Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia Kemlu RI Judha Nugraha setelah berkoordinasi dengan otoritas dan komunitas WNI setempat.

"Berdasarkan hasil koordinasi dengan otoritas setempat dan komunitas Indonesia, hingga saat ini tidak terdapat informasi adanya WNI yang menjadi korban meninggal," kata Judha dalam keterangan resmi pada Sabtu 11 Januari 2025.


Namun, hotline KJRI LA telah menerima laporan empat WNI terdampak kebakaran, serta diaspora Indonesia yang telah menjadi WNA kehilangan tempat tinggal akibat kebakaran ini.

"Sebagai bagian tanggap darurat, KJRI LA telah menyiagakan shelter dan bantuan logistik bagi WNI terdampak," tuturnya.

Hingga 10 Januari waktu setempat, Judha menyebut titik api baru terus bermunculan, setelah sehari sebelumnya muncul titik baru di Kenneth Hills.

Bahkan pada Sabtu ini area kebakaran di wilayah Pacific Palisades semakin meluas hingga telah mencapai Santa Monica.

"Meskipun saat ini upaya pemadaman api masih terus dilakukan, titik api di wilayah Hollywood Hills yang juga terdampak telah berhasil dipadamkan dan peringatan evakuasi sudah dicabut di wilayah tersebut," kata Judha.

Untuk itu,  KJRI LA sendiri telah memberi imbauan melalui berbagai platform untuk meningkatkan kewaspadaan, memonitor informasi sebaran titik kebakaran, mengikuti arahan dan pedoman evakuasi dari otoritas setempat dan segera menghubungi hotline KJRI LA untuk situasi darurat.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Giliran ASN dan Pejabat Bea Cukai Diperiksa KPK

Rabu, 19 Agustus 2026 | 12:56

Usulan ATM MBG Bakal Dibahas di Komisi IX DPR

Rabu, 19 Agustus 2026 | 10:40

UPDATE

8.620 Hektare Lahan Kalsel Terbakar, Pemadaman Terganjal Krisis Air

Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:24

BRImo Taiwan Manjakan Diaspora dan PMI Kelola Keuangan

Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:15

Temuan Bibit Sawit Bongkar Motif Karhutla Bukan Semata karena El Nino

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:52

ISPA dan Rabies Mulai Mengancam Ribuan Pengungsi Gempa NTT

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:39

Tolak Demo Berbau Provokasi di DPR, Jaga Jakarta!

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:23

Magang Pengurus KDKMP Replikasi Model Bisnis Berbasis Potensi Desa

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:12

Masa Iddah Politik Calon Ketum PBNU: Bolehkah Perkum Menambah Syarat?

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:06

Menuju Muktamar NU, Nahdliyin Berharap Sejarah 2015 Tak Terulang

Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:31

Gebu Minang-Hanura Terbangkan 3,6 Ton Rendang Buat Korban Gempa NTT

Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:28

Obligasi Sosial Berkelanjutan BRI Raih IDX Channel Anugerah ESG 2026

Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:16

Selengkapnya