Berita

ILustrasi/Foto: IRNA

Bisnis

Iran Umumkan Harga Jual Minyak Mentah untuk Januari 2025

SENIN, 06 JANUARI 2025 | 09:39 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Perusahaan Minyak Nasional Iran (NIOC) menetapkan harga jual minyak mentah untuk Januari tahun ini pada Minggu 5 Januari 2025, waktu setempat.

Dikutip dari Kantor Berita IRNA, minyak mentah ringan Iran untuk pasar Asia akan dibanderol 1,35 Dolar AS per barel di atas harga rata-rata Oman dan Dubai, yang menjadi patokan regional.

Untuk Eropa Barat Laut dan Afrika Selatan, minyak mentah ringan dan minyak mentah berat Iran masing-masing akan dijual 2,70 Dolar AS dan 4,50 Dolar AS per barel di bawah patokan global Brent pada bulan Januari. 


Minyak mentah Forouzan Iran juga akan dihargai 4,70 Dolar AS di bawah Brent untuk pasar-pasar ini.

Di pasar Mediterania, minyak mentah Iran jenis Ringan, Berat, dan Forouzan akan diperdagangkan pada harga 2,60 Dolar AS, 4,70 Dolar AS, dan 4,60 Dolar AS per barel di bawah Brent.

Penetapan harga ini mencerminkan strategi NIOC dalam menyesuaikan harga jual minyak mentahnya berdasarkan kondisi pasar dan persaingan di berbagai wilayah.

Sebagai informasi tambahan, pada awal Januari 2025, harga minyak mentah global mengalami kenaikan. Pada 2 Januari 2025, harga minyak WTI tercatat menguat 0,28 persen ke 71,92 Dolar AS per barel. 

Selain itu, permintaan yang kuat dari kilang Asia telah mendorong kenaikan harga minyak Timur Tengah. Minyak mentah Oman dan Dubai bahkan mencapai harga premium dibandingkan Brent, didukung oleh permintaan yang tinggi dari China dan India. 

Perlu dicatat bahwa harga minyak mentah dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk permintaan global, kondisi geopolitik, dan kebijakan produksi dari negara-negara produsen.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

DJP Blokir Rekening 57 Penunggak Pajak, Nilainya Tembus Rp80 Miliar

Sabtu, 04 Juli 2026 | 12:08

Rakernas Haji Bahas Dua PR Besar: Kesehatan Jemaah dan Layanan Mina

Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:58

MUI: LGBT dan Koruptor Itu Pelanggar HAM Berat!

Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:51

Komisi XIII DPR Dukung Prabowo Terbitkan Perpres Tata Kelola Koperasi Merah Putih

Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:32

Kondisi Korban Penyekapan Mau Print Membaik, Namun Trauma Masih Membekas

Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:13

Komisi XIII DPR Soroti Dugaan Tambang Tanpa AMDAL: Ini Negara Apa?

Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:57

Harga Emas Antam Terbang Rp19.000 di Akhir Pekan, Satu Gram Jadi Rp2,67 Juta

Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:35

IHSG Sepekan Melemah, Nilai Transaksi Anjlok Hampir 36 Persen

Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:33

Skema Modal BPR Lebih Fleksibel, OJK Tegaskan Sanksi bagi Pelanggar

Sabtu, 04 Juli 2026 | 09:57

Kapolda Metro Jaya Bentuk Tim Terpadu Tangani Kasus Penyekapan Karyawan Mau Print

Sabtu, 04 Juli 2026 | 09:42

Selengkapnya