Berita

Rapat terbatas Presiden RI, Prabowo Subianto bersama Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka dan sejumlah menteri di Istana Bogor pada Jumat, 3 Januari 2024/Biro Pers Sekretariat Presiden

Politik

Panggil Gibran dan Menteri, Prabowo Pastikan Bahan Baku MBG dari Dalam Negeri

JUMAT, 03 JANUARI 2025 | 21:45 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden RI, Prabowo Subianto menggelar rapat terbatas untuk membahas program makan bergizi gratis (MBG) di Istana Bogor, Jumat, 3 Januari 2024.

Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka tampak hadir dalam rapat bersama sejumlah menteri yakni Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar, Menteri Koperasi Budi Arie, Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya.

Kemudian ada Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia Abdul Kadir Karding, Menteri Sosial Saifullah Yusuf, Menteri Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Yandri Yusuf, serta Menteri UMKM Maman Abdurahman.


"Ada semuanya. Tadi kan kita bertujuh Pak Presiden, Pak Wapres, dan Pak seskab," ungkap Budie Ari kepada wartawan selepas menghadiri rapat.

Lebih lanjut Budie Ari mengatakan secara umum rapat itu membahas pemberdayaan masyarakat, salah satunya ialah program MBG.

Budi mengungkap arahan Prabowo yang ingin agar pemerintah memastikan bahan baku dalam program MBG berasal dari dalam negeri.

"Arahan Presiden ini harus bahan bakunya harus dari Indonesia. Dari desa. Sehingga bisa menggerakkan ekonomi masyarakat. Bukan impor. Nah bahan bakunya bukan impor," paparnya.

Budi menjelaskan bahwa kementeriannya telah menyiapkan 1.923 koperasi dalam pelaksanaan MBG. Dia menyebutkan koperasi yang akan terlibat beragam, mulai dari koperasi beras hingga telur.

"Kita sudah menyampaikan, ada 1.923 koperasi yang siap menampung, siap berkontribusi dalam penyelenggaraan makan bergizi gratis. Itu termasuk koperasi telur berapa, koperasi sayur, beras, koperasi ikan, dan sebagainya," pungkasnya.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

UPDATE

Wall Street Hijau di Tengah Harapan Meredanya Konflik AS-Iran

Selasa, 04 Agustus 2026 | 08:23

Di Balik Sensor Istana: Diksi Nuklir Prabowo dan Bantahan Kilat Teheran

Selasa, 04 Agustus 2026 | 08:10

Pelatih Vietnam Bongkar Rahasia Usai Permalukan Indonesia 3-0

Selasa, 04 Agustus 2026 | 08:04

Tanggapi MK, Menkeu Pastikan Anggaran MBG Tidak Mengganggu APBN

Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:47

Menhaj Lantik 6 Pejabat Kemenhaj untuk Perkuat Pelayanan Haji dan Umrah

Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:46

Bunga Pinjaman Turun, Bulog Hemat hingga Rp1,07 Triliun per Tahun

Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:35

Pasar Logam Mulia Tertekan, Emas Masih Berkutat di 4.000 Dolar AS

Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:18

Bursa Eropa Cetak Rekor, DAX 40 Tembus 26.000 Poin

Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:07

Sekolah Nasional Terintegrasi: Tantangan Pendidikan dan Implementasi Rekonstruksi

Selasa, 04 Agustus 2026 | 06:46

BGN Anggap Putusan MK Justru Perkuat Program MBG

Selasa, 04 Agustus 2026 | 06:27

Selengkapnya