Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Awal Tahun Rupiah Dibuka Lesu ke Rp16.205 per Dolar

KAMIS, 02 JANUARI 2025 | 10:53 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Nilai tukar rupiah dibuka tertekan ke posisi Rp16.205 per Dolar AS pada perdagangan awal tahun, Kamis 2 Januari 2025.

Mata uang Garuda itu terpantau anjlok 74 poin atau minus 0,46 persen dibandingkan perdagangan sebelumnya.

Berdasarkan pantauan RMOL, mayoritas mata uang Asia bergerak bervariasi terhadap Dolar AS. Seperti Yuan China yang tumbuh 0,01 persen, Dolar Singapura plus 0,18 persen, Baht Thailand tumbuh 0,25 persen, Peso Filipina naik 0,41 persen, dan Won Korea Selatan melesat 0,67 persen.


Sementara itu Rupee India merosot 0,05 persen, Dolar Hong Kong minus 0,06 persen, Ringgit Malaysia turun 0,11 persen, dan Yen Jepang ambruk 0,15 persen hari ini.

Di lain sisi, mata uang utama negara maju kompak menguat. Poundsterling Inggris naik 0,04 persen, Euro Eropa tumbuh 0,2 persen, dan Franc Swiss merangkak 0,03 persen.

Selanjutnya Dolar Australia melejit 0,42 persen, dan Dolar Kanada tumbuh 0,10 persen hari ini.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Cermin Lemahnya Pengawasan Aparatur

Rabu, 08 April 2026 | 00:14

MSP Raih Penghargaan Proper Emas dan Green Leadership Proper dari KLH

Rabu, 08 April 2026 | 00:04

Polri Ungkap Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Capai Rp1,26 Triliun

Selasa, 07 April 2026 | 23:27

Pengawasan Hutan Diperketat Antisipasi El Nino Ekstrem

Selasa, 07 April 2026 | 23:10

Demokrasi seharusnya Mengoreksi, bukan Meruntuhkan Legitimasi Negara

Selasa, 07 April 2026 | 23:00

HKTI Beri Pendampingan Peternak Lokal yang Dirugikan Perusahaan Besar

Selasa, 07 April 2026 | 22:58

Pulihkan Situasi Halmahera Tengah, Masyarakat Diminta Dukung TNI-Polri

Selasa, 07 April 2026 | 22:33

Dony Oskaria: 15 BUMN Logistik Digabung Bulan Depan

Selasa, 07 April 2026 | 22:19

GREAT Institute Dorong Prabowo Reshuffle 50 Persen Menteri di Kabinet

Selasa, 07 April 2026 | 21:59

Menko Yusril soal Kasasi Delpedro Dkk: Bisa Saja MA Putus NO

Selasa, 07 April 2026 | 21:42

Selengkapnya