Berita

Menteri Sosial Saifullah Yusuf meresmikan lumbung sosial di Kediri, Jawa Timur/RMOLJatim

Nusantara

Mensos Resmikan Lumbung Sosial di Daerah Rawan Bencana Kediri

RABU, 01 JANUARI 2025 | 18:47 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Pemerintah melalui Kementerian Sosial (Kemensos) meresmikan lumbung sosial di wilayah rawan bencana Kabupaten Kediri, Jawa Timur.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf berujar, ada 730 titik lumbung sosial diresmikan di seluruh wilayah Indonesia. Sementara Kabupaten Kediri menjadi titik yang ke-730.

"Ini adalah ke-730. Alhamdulillah mudah-mudahan lumbung sosial ini bisa dimanfaatkan dengan baik jika terjadi bencana, mudah-mudahan tidak terjadi bencana," kata Mensos saat peresmian lumbung sosial di Balai Desa Blimbing, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, Rabu, 1 Desember 2025.


Secara keseluruhan, 730 lumbung sosial dengan anggaran Rp42 miliar. Di Jawa Timur ada 53 titik lumbung dengan anggaran Rp18 miliar. Sementara khusus di Kediri ada dua titik lumbung sosial dengan anggaran Rp486 juta.

Untuk di Kabupaten Kediri, lumbung sosial ada di Desa Blimbing, Kecamatan Mojo dan Desa Maron, Kecamatan Banyakan. Barang-barang yang ada di lumbung sosial terdiri atas 1.000 paket makanan siap saji, 200 paket kids ware, 130 selimut A2023, 70 lembar selimut 2024, 150 paket family kit, 200 lembar kasur, 16 paket peralatan dapur keluarga 2022, 84 peralatan dapur keluarga 2024, 10 unit tenda keluarga portabel, 100 paket sandang bayi, hingga 100 lembar tenda gulung.

Sementara itu, penggunaan lumbung sosial harus melalui prosedur yang berlaku, yakni penetapan daerah bencana oleh kepala daerah. Untuk saat ini, penyerahan lumbung sosial yang sudah didirikan oleh Kemensos mencapai 87 persen.

"Kalau terjadi bencana, kemudian Pak Bupati menetapkan daerah sini adalah daerah bencana, baru di sini ada masa kedaruratan dan (lumbung sosial) bisa keluar," jelas Mensos sebagaimana dikutip dari Kantor Berita RMOLJatim.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

KPK Periksa Sejumlah Pejabat BPK di Kasus Suap Audit Pemkab Muara Enim

Senin, 14 September 2026 | 14:27

Pembukaan Rekening Massal Bikin Fiskal Pemerintah Makin Tertekan

Senin, 14 September 2026 | 14:26

Menteri Haji Minta Jemaah Bersiap, Biaya Haji Ditargetkan Tuntas Sepekan

Senin, 14 September 2026 | 14:16

Pembunuh Wanita Muda di Kamar Hotel di Tanah Abang Dibekuk

Senin, 14 September 2026 | 14:12

Megaproyek Northern Metropolis Ambisi Hong Kong Cetak Pusat Ekonomi Baru

Senin, 14 September 2026 | 14:09

Dolar AS Jadi Aset Paling Aman Setahun ke Depan

Senin, 14 September 2026 | 14:01

Mantan Aspri Ridwan Kamil Dipanggil KPK

Senin, 14 September 2026 | 14:01

Mobil Listrik China Mulai Jadi Favorit, JAECOO dan BYD Adu Penjualan

Senin, 14 September 2026 | 13:56

Kemenhaj Kawal Keberangkatan 282 Jemaah Umrah PT AAT Mulai 15 September

Senin, 14 September 2026 | 13:48

Kenaikan Harga Cabai Tak Picu Inflasi di Jakarta

Senin, 14 September 2026 | 13:48

Selengkapnya