Berita

Presiden ke-7 Joko Widodo/Net

Politik

Jokowi Juga Layak Masuk Daftar Tokoh Paling Kolusi dan Nepotisme

RABU, 01 JANUARI 2025 | 12:48 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Bukan hanya masuk sebagai tokoh terkorup di dunia pada 2024, Presiden ke-7 RI Joko Widodo alias Jokowi juga seharusnya masuk daftar tokoh paling kolusi dan nepotisme.

Begitu disampaikan Direktur Eksekutif Studi Demokrasi Rakyat (SDR), Hari Purwanto menanggapi soal Jokowi masuk daftar finalis tokoh dunia kategori kejahatan terorganisasi dan korupsi tahun 2024 versi Organized Crime and Corruption Reporting Project (OCCRP).

"Semestinya Jokowi bukan hanya masuk daftar terkorup, ditambahkan pula sebagai tokoh kolusi dan nepotisme," kata Hari kepada RMOL, Rabu 1 Januari 2025.


Menurut Hari, selama ini fakta-fakta Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN) terlihat nyata di depan mata selama pemerintahan Jokowi. Sehingga, memang pantas Jokowi masuk dalam daftar tokoh terkorup dunia tahun 2024.

Bahkan kata Hari, selama 2024 perilaku KKN Jokowi sangat nyata serta terasa. Semua dibungkus dengan kebijakan atas nama pemerintah yang semua untuk memuaskan keluarga dan dinastinya.

"Bahkan ketika pemberitaan terkait Jokowi masuk dalam daftar tokoh terkorup 2024, beberapa online mulai hilang (takedown)," kata Hari. 

"Ini menandakan bahwa dinasti Jokowi tidak terima atas daftar tokoh terkorup 2024 dan pastinya akan sibuk klarifikasi sana-sini," pungkas Hari.



Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

UPDATE

KSP Kawal Pembangunan MRT Jakarta sebagai Proyek Strategis Nasional

Kamis, 18 Juni 2026 | 16:24

BI Rate Naik Lagi Jadi 5,75 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 16:19

Putusan Hakim Tegaskan Keabsahan Tanda Tangan Ketum PPP dan Wasekjen

Kamis, 18 Juni 2026 | 16:17

PPKGBK Memverifikasi Penghuni Hotel Sultan Usai Eksekusi Pengosongan

Kamis, 18 Juni 2026 | 16:17

Pemerintah Harus Benahi Kebijakan Domestik agar Investor Tak Kabur

Kamis, 18 Juni 2026 | 16:10

PKB Usul Ambang Batas Parlemen 5 Sampai 7 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 16:01

Disinggung Aliran Duit ke Gus Yaqut, Fuad Hasan: Bahaya Kamu!

Kamis, 18 Juni 2026 | 15:57

UMKM Binaan Pertamina Gelar Promo Gila-gilaan di Jakarta Fair 2026

Kamis, 18 Juni 2026 | 15:55

Rapimnas II di Banten, KAMMI Teguhkan Arah Gerakan Kebangsaan

Kamis, 18 Juni 2026 | 15:51

Pertamina Patra Niaga Pastikan Harga BBM Nonsubsidi Ikuti Formula Pasar

Kamis, 18 Juni 2026 | 15:48

Selengkapnya