Berita

Jalanan Puerto Riko yang gelap gulita pada Malam Tahun Baru, Selasa malam, 31 Desember 2024/Net

Dunia

Listrik Padam di Puerto Rico Sepanjang Malam Tahun Baru

RABU, 01 JANUARI 2025 | 10:52 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Pemadaman listrik besar-besaran membuat sebagian besar Puerto Rico gelap gulita pada Malam Tahun Baru.

Negara persemakmuran dengan wilayah terorganisasi di bawah naungan Amerika Serikat itu kemungkinan membutuhkan waktu hingga dua hari untuk memulihkan listriknya.

"Kami telah memulai proses pemulihan untuk beberapa pelanggan, dan seluruh proses akan memakan waktu 24 hingga 48 jam," kata Direktur urusan eksternal di Luma Energy, Jose Perez dalam sebuah pernyataan, seperti dimuat AFP pada Rabu, 1 Januari 2025.


Menurut pernyataan resmi Luma Energy, pemadaman listrik di seluruh pulau dimulai sejak Selasa pagi,31 Desember 2024 pukul 05.30 (waktu setempat).

Hasil temuan awal menyebut gangguan pada kabel bawah tanah diduga merupakan penyebab pemadaman listrik, tetapi situasinya masih dalam penyelidikan.

Luma menambahkan dalam pernyataan berikutnya bahwa layanan telah dipulihkan ke beberapa fasilitas penting, termasuk pusat medis dan rumah sakit di ibu kota San Juan.

"Hingga pukul 19.00 waktu setempat lembaga tersebut telah memulihkan layanan kepada lebih dari 335.000 pelanggan, sekitar 23 persen dari klien yang terkena dampak pemadaman listrik," menurut dasbor tanggap darurat Luma.

Perusahaan sebelumnya mencatat bahwa insiden tersebut menyebabkan sekitar 1,5 juta pelanggannya tidak mendapatkan layanan.

Gubernur Puerto Rico Pedro Pierluisi meminta Badan Manajemen Darurat Federal (FEMA) untuk terus memfasilitasi proyek-proyek mereka.

"Ini adalah proses yang panjang dan sulit yang membutuhkan kolaborasi lokal dan federal," cuitnya di X.

Presiden AS, Joe Biden telah diberi pengarahan tentang pemadaman tersebut dan mencatat bahwa bantuan federal tersedia jika diperlukan untuk mempercepat jadwal pemulihan.

Bangunan-bangunan tampak gelap pada Selasa dini hari sementara persimpangan lalu lintas tidak memiliki lampu lalu lintas, hanya lampu depan kendaraan yang menerangi jalan.

Puerto Rico, negara kepulauan berbahasa Spanyol, berada di bawah kendali AS pada tahun 1898 dan telah menghadapi masalah infrastruktur yang terus-menerus, yang diperburuk oleh Badai Maria yang dahsyat pada tahun 2017.

Jaringan listrik Puerto Riko telah mengalami pemadaman listrik yang sering sejak badai itu melanda.

Populer

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

UPDATE

Prabowonomics dalam Desain APBN 2027

Kamis, 20 Agustus 2026 | 04:17

BRI KKB National Expo 2026 Hadir di 131 Lokasi dan Torehkan Rekor MURI

Kamis, 20 Agustus 2026 | 03:48

Sikap Amien Rais Makin Plinplan dan Mirip Sengkuni

Kamis, 20 Agustus 2026 | 03:14

PBB Dorong PT Timah Serap Hasil Timah Masyarakat Bangka Belitung

Kamis, 20 Agustus 2026 | 02:45

Truk Karnaval Kementerian PU Hadirkan Pesan Gotong Royong dan Kerja Nyata

Kamis, 20 Agustus 2026 | 02:16

Pernyataan Agus Burate soal 5 WN China di Tambang Emas Dibantah Keluarga

Kamis, 20 Agustus 2026 | 01:42

Jalan Harmoni, Potret Toleransi di Jantung George Town

Kamis, 20 Agustus 2026 | 01:37

Sindikat Meterai Palsu yang Bikin Negara Boncos Rp1 Triliun Dibongkar Polisi

Kamis, 20 Agustus 2026 | 01:21

Komisi V DPR Usul Kapal Penumpang dan Pengangkut Barang Dipisah

Kamis, 20 Agustus 2026 | 00:59

Jampidsus Diminta Terbitkan Sprindik Baru Kasus Jiwasraya dan Asabri

Kamis, 20 Agustus 2026 | 00:35

Selengkapnya