Berita

Politisi muda Partai Golkar, Achmad Taufan Soedirjo/Golkarpedia

Politik

Kader Golkar Banten Diminta Move On Usai Pilkada 2024

RABU, 25 DESEMBER 2024 | 19:01 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Politisi muda Partai Golkar, Achmad Taufan Soedirjo meminta para kader beringin di Banten untuk move on usai Pilkada 2024. Hal itu menyusul hasil yang kurang memuaskan bagi Partai Golkar di Provinsi Banten. 

“Saatnya kita move on, evaluasi tentu harus dilakukan tetapi dengan koridor yang sesuai dan beradab. Bagi saya, Banten tetap harus menjadi basis suara Partai Golkar di Pemilu 2029. Caranya adalah dengan menguatkan soliditas serta memaksimalkan peran dari legislatif yang dimiliki Partai Golkar,” kata Taufan dalam keterangannya, Rabu, 25 Desember 2024. 

Ketua GM FKPPI Banten ini menyebut fenomena kalah menang  merupakan kelaziman dalam demokrasi. Namun bagi Partai Golkar, Taufan menekankan kekalahan haruslah menjadi pembelajaran berharga.


“Di Banten yang notabene merupakan kandang kita (Partai Golkar), potensi kalah itu ternyata masih cukup besar,” jelasnya.

Meski banyak daerah di Banten yang pupus dari genggaman partai berlambang pohon beringin ini, ia tetap mengapresiasi kinerja DPD I Partai Golkar Banten. 

Utamanya saat Pemilu 2024 lalu di mana raihan kursi DPR meningkat dari yang sebelumnya hanya 3 kursi di periode 2019-2024 menjadi 4 kursi di periode 2024-2029.

“Saya kira kerja-kerja politik DPD I Partai Golkar Banten sudah optimal di tahun politik 2024. Mulai dari peningkatan kursi DPR RI hingga DPRD Provinsi dan Kabupaten/Kota. Meski kemudian bisa dikatakan kita gagal di Pilkada, ini yang perlu kita evaluasi agar menjadi perbaikan ke depannya,” tutur Wakil Ketua Umum DPP Ormas MKGR ini.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

UPDATE

Jaga Produktivitas dan Kelestarian, Agrinas Palma-BNPB Sinergi Tangkal Karhutla

Selasa, 03 November 2026 | 14:10

Kerja Sama Korea-Indonesia Perkuat Transformasi Digital Koperasi

Selasa, 03 November 2026 | 14:06

Gibran Selalu Dibela Mati-matian oleh Barisan Pendukungnya

Selasa, 03 November 2026 | 14:01

KPK Lepas Dua Pejabat Asal Kejagung, Mungki Hadipratikto Bakal Bertugas di BGN

Selasa, 03 November 2026 | 14:00

Babak Baru Piala Asia 2027, Alasan dan Jadwal Terbaru Penundaan Turnamen

Selasa, 03 November 2026 | 13:56

Kemlu Benarkan Dua WNI Tewas Saat Memancing di Jepang

Selasa, 03 November 2026 | 13:49

Fraksi Gerindra Belum Bersikap soal Putusan MA terkait Gibran

Selasa, 03 November 2026 | 13:45

Ketua KPK Pastikan Dalam Waktu Dekat Panggil Nusron Wahid

Selasa, 03 November 2026 | 13:35

PKS Minta Pemerintah Bebaskan PPN Produk Pembalut

Selasa, 03 November 2026 | 13:29

Soal Boikot Raffi Ahmad, Sosiolog Ingatkan Tanda Kehancuran Negara Bersumber dari Internal

Selasa, 03 November 2026 | 13:11

Selengkapnya