Berita

ANTV/Net

Bisnis

MDIA Ungkap Alasan di Balik Pemutusan Kerja Tim Produksi ANTV

SELASA, 24 DESEMBER 2024 | 11:43 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Induk usaha stasiun televisi ANTV, PT Intermedia Capital Tbk (MDIA), akhirnya memberikan penjelasan terkait pemutusan hubungan kerja (PHK) yang melibatkan seluruh karyawan divisi produksi. 

Dalam acara Public Expose MDIA di Bakrie Tower, Jakarta, baru-baru ini, Direktur MDIA Arhya Winastu Satyagraha menjelaskan bahwa keputusan ini sebagai bagian dari upaya efisiensi, akibat perubahan strategi bisnis ANTV.

"Kita memiliki strategi bisnis, kalau misalnya jaman dulu, banyak sekali konten-konten kita itu, kita produksi sendiri, sehingga kita membutuhkan tim produksi yang cukup besar. Kalau kita ingat mungkin 15 tahun yang lalu, ANTV adalah penyiar untuk sepak bola," kata Arhya, dalam keterangan yang dikutip Selasa 24 Desember 2024. 


Arhya juga mengungkapkan bahwa perubahan ini merupakan respons terhadap tantangan industri media yang terus berkembang, terutama dengan semakin dominannya era digital. Ia menambahkan bahwa MDIA ingin memiliki struktur karyawan yang lebih fleksibel untuk mendukung strategi bisnis di sektor digital.

"Sekarang kita sudah masuk ke era digital, sehingga kita menginginkan employment kita untuk memiliki fleksibilitas di bisnis digital tersebut," ujarnya.

Perseroan itu sendiri mengakui bahwa MDIA belum dapat mengembalikan masa kejayaan ANTV dalam waktu dekat. Namun, Arhya menegaskan bahwa perusahaan akan terus berupaya melakukan evaluasi demi memastikan keberlangsungan bisnisnya, dengan terus melakukan evaluasi untuk tetap bertahan.

"Kita akan terus melakukan evaluasi ke depannya seperti apa, supaya kita bisa bertahan di dalam industri yang semakin kompetitif yang semakin berat ke depannya. Dan kita akui ini bukan keputusan gampang bagi kami," jelasnya.

Keputusan PHK ini bukan pertama kali dilakukan. Menurut Arhya, langkah efisiensi serupa juga telah diambil pada tahun sebelumnya sebagai bagian dari strategi bertahan di tengah tekanan industri.

Kabar PHK di ANTV sebelumnya ramai dibicarakan di media sosial setelah sebuah video dari akun TikTok @bapaknyabify memperlihatkan suasana ruang produksi ANTV yang sepi. Dalam video tersebut, disebutkan bahwa manajemen ANTV mengumumkan PHK pada Rabu 18 Desember 2024.

Meski begitu, manajemen MDIA menegaskan bahwa langkah ini adalah bagian dari strategi jangka panjang untuk tetap relevan di era digital sekaligus menjaga keberlanjutan perusahaan di tengah dinamika industri media.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

Praperadilan Dokter Tifa Ditolak, Ini Pertimbangan Hakim

Jumat, 21 Agustus 2026 | 10:25

UPDATE

8.620 Hektare Lahan Kalsel Terbakar, Pemadaman Terganjal Krisis Air

Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:24

BRImo Taiwan Manjakan Diaspora dan PMI Kelola Keuangan

Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:15

Temuan Bibit Sawit Bongkar Motif Karhutla Bukan Semata karena El Nino

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:52

ISPA dan Rabies Mulai Mengancam Ribuan Pengungsi Gempa NTT

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:39

Tolak Demo Berbau Provokasi di DPR, Jaga Jakarta!

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:23

Magang Pengurus KDKMP Replikasi Model Bisnis Berbasis Potensi Desa

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:12

Masa Iddah Politik Calon Ketum PBNU: Bolehkah Perkum Menambah Syarat?

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:06

Menuju Muktamar NU, Nahdliyin Berharap Sejarah 2015 Tak Terulang

Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:31

Gebu Minang-Hanura Terbangkan 3,6 Ton Rendang Buat Korban Gempa NTT

Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:28

Obligasi Sosial Berkelanjutan BRI Raih IDX Channel Anugerah ESG 2026

Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:16

Selengkapnya