Berita

Ketua Baleg DPR RI, Bob Hasan/Repro

Politik

Ketua Baleg DPR Ungkap PPN 12 Persen Produk Jokowi dan PDIP

SABTU, 21 DESEMBER 2024 | 21:56 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Kenaikan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) 12 persen bukan produk kebijakan pemerintahan Prabowo Subianto, melainkan era Joko Widodo.

Ketua Baleg DPR RI, Bob Hasan mengatakan, dasar hukum PPN 12 persen adalah UU No 20/2021 tentang Perpajakan.

"Sehingga dapat diartikan kenaikan PPN 12 persen Januari 2025 merupakan perintah undang-undang (UU 20/2021). Artinya bukan kebijakan pemerintahan Pak Prabowo pada saat ini," kata Bob dalam keterangan tertulisnya, Sabtu, 21 Desember 2024.


Ia mengatakan, pengesahan UU tersebut terjadi pada tahun 2021 atau di era Presiden Jokowi dan PDIP sebagai partai penguasa.

"Maka sangat ironis kalau ada pihak yang menyampaikan pernyataan kenaikan PPN adalah perbuatan pemerintahan baru," sesalnya.

Dengan fakta-fakta tersebut, maka politisi Gerindra ini berharap masyarakat lebih bijak dalam mengkritik kenaikan PPN 12 persen. Apalagi, kebijakan tersebut hanya berlaku bagi barang-barang mewah.

"Saya berharap publik tidak salah paham dengan memojokkan pemerintahan saat ini. Padahal, pemerintah saat ini lebih mengutamakan kepentingan dan kesejahteraan rakyat Indonesia," pungkasnya.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

UPDATE

Prabowo Desak Bos Batu Bara dan Sawit Dahulukan Pasar Domestik

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Polisi Harus Ungkap Pelaku Serangan Brutal terhadap Aktivis KontraS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Aparat Diminta Gercep Usut Penyiraman Air Keras terhadap Pembela HAM

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Prabowo Ingatkan Pejabat: Open House Lebaran Jangan Terlalu Mewah

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Bahlil Tepis Isu Batu Bara PLTU Menipis, Stok Rata-rata Masih 14 Hari

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:38

Purbaya Lapor Prabowo Banyak Ekonom Aneh yang Sebut RI Resesi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:32

Kekerasan Terhadap Pembela HAM Ancaman Nyata bagi Demokrasi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:12

Setengah Penduduk RI Diperkirakan Mudik Lebaran 2026

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:07

Mentan: Cadangan Beras Hampir Lima Juta Ton, Cukup Hingga Akhir Tahun

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:48

Komisi III DPR Minta Dalang Penyerangan Air Keras Aktivis KontraS Dibongkar

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:32

Selengkapnya