Berita

Ilustrasi/Net

Tekno

Apple Siap Buka Pabrik, Tanda-tanda iPhone 16 Resmi Dijual di Indonesia?

SABTU, 21 DESEMBER 2024 | 08:07 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Apple kemungkinan akan segera dapat berjualan iPhone 16 di Indonesia setelah Presiden Prabowo Subianto disebut-sebut telah memberikan persetujuannya untuk menerima investasi sebesar 1 miliar Dolar AS (Rp16,2 triliun) dari raksasa teknologi Amerika tersebut.

Sumber anonim yang dikutip Bloomberg mengatakan, Indonesia menyambut baik usulan Apple setelah Prabowo mendapat pengarahan tentang proposal tersebut dalam sebuah pertemuan yang membahas hubungan antara pemerintah dan Apple.

"Dalam pertemuan tersebut, Prabowo memberikan lampu hijau kepada pemerintah untuk menerima proposal Apple dan mendesak kabinetnya untuk mendapatkan lebih banyak investasi di masa mendatang," kata sumber tersebut, dikutip dar Bloomberg, Sabtu 21 Desember 2024.


Sumber  menjelaskan bahwa Apple memperoleh persetujuan Prabowo berdasarkan rencana investasinya yang diperluas, yang telah disampaikan kepada pemerintah dalam proposal tertulis resmi.

"Selain itu, salah satu pemasok Apple akan mendirikan pabrik yang memproduksi AirTags di Pulau Batam," kata sumber tersebut.

Pabrik di Batam ini diperkirakan akan mempekerjakan sekitar 1.000 pekerja pada tahap awal. Apple memilih Batam karena statusnya sebagai zona perdagangan bebas yang membebaskan perusahaan dari pajak pertambahan nilai, pajak barang mewah, serta bea masuk.

Pabrik tersebut nantinya akan menyumbang 20 persen dari produksi global AirTags, perangkat yang memungkinkan pengguna melacak barang bawaan, hewan peliharaan, atau barang lainnya.

Bagian lain dari investasi 1 miliar Dolar AS akan digunakan untuk mendirikan pabrik aksesoris di Bandung, serta mendanai akademi Apple di Indonesia.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

Nama Elon Musk hingga Eks Pangeran Inggris Muncul dalam Dokumen Epstein

Minggu, 01 Februari 2026 | 14:00

Said Didu Ungkap Isu Sensitif yang Dibahas Prabowo di K4

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:46

Pengoperasian RDF Plant Rorotan Prioritaskan Keselamatan Warga

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:18

Presiden Harus Pastikan Kader Masuk Pemerintahan untuk Perbaikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:03

Danantara Bantah Isu Rombak Direksi Himbara

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:45

Ada Kecemasan di Balik Pidato Jokowi

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:25

PLN Catat Penjualan Listrik 317,69 TWh, Naik 3,75 Persen Sepanjang 2025

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:07

Proses Hukum Berlanjut Meski Uang Pemerasan Perangkat Desa di Pati Dikembalikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:03

Presiden Sementara Venezuela Janjikan Amnesti untuk Ratusan Tahanan Politik

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:27

Kelola 1,7 Juta Hektare, Agrinas Palma Fokus Bangun Fondasi Sawit Berkelanjutan

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:13

Selengkapnya