Berita

Juru bicara Pentagon, Mayor Jenderal Patrick Ryder/AA

Dunia

Pentagon: Pasukan Korut Tewas di Perang Ukraina-Rusia

SELASA, 17 DESEMBER 2024 | 09:21 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Isu tentang kehadiran pasukan Korea Selatan di medan perang Rusia-Ukraina kembali mencuat, lantaran sudah ada korban jiwa yang dilaporkan.

Pada Senin, 16 Desember 2024, juru bicara Pentagon Mayor Jenderal Patrick Ryder mengatakan, tentara Korea Utara yang dikirim ke wilayah Kursk oleh Rusia mengalami kerugian, ada yang terluka dan tewas.

"Kami menilai bahwa tentara Korea Utara telah terlibat dalam pertempuran di Kursk, dengan Rusia, bersama pasukan Rusia. Kami memiliki indikasi bahwa mereka telah menderita korban, baik yang tewas maupun yang terluka,” ujarnya dalam jumpa pers, seperti dimuat Reuters.


Ryder mengaku belum memiliki rincian jumlah korban tetapi memastikan bahwa pasukan Korea Utara telah diterjunkan ke Kursk sepekan lalu.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky juga berbicara tentang keterlibatan tentara Korea Utara dalam pertempuran di wilayah Kursk, mengutip informasi dari kepala militer Ukraina Oleksandr Syrskyi.

Menurut informasi awal, Rusia berusaha menyembunyikan kerugian di antara warga Korea Utara.

Angkatan bersenjata dan intelijen Ukraina berupaya mengungkap sepenuhnya kerugian sebenarnya di antara unit-unit Rusia yang kini mencakup warga Korea Utara.

"Sayangnya, kita juga harus membela diri terhadap mereka, meskipun sama sekali tidak ada alasan bagi warga Korea Utara untuk tewas dalam perang ini," ujar Zelensky dalam sebuah pernyataan.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

Nama Elon Musk hingga Eks Pangeran Inggris Muncul dalam Dokumen Epstein

Minggu, 01 Februari 2026 | 14:00

Said Didu Ungkap Isu Sensitif yang Dibahas Prabowo di K4

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:46

Pengoperasian RDF Plant Rorotan Prioritaskan Keselamatan Warga

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:18

Presiden Harus Pastikan Kader Masuk Pemerintahan untuk Perbaikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:03

Danantara Bantah Isu Rombak Direksi Himbara

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:45

Ada Kecemasan di Balik Pidato Jokowi

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:25

PLN Catat Penjualan Listrik 317,69 TWh, Naik 3,75 Persen Sepanjang 2025

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:07

Proses Hukum Berlanjut Meski Uang Pemerasan Perangkat Desa di Pati Dikembalikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:03

Presiden Sementara Venezuela Janjikan Amnesti untuk Ratusan Tahanan Politik

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:27

Kelola 1,7 Juta Hektare, Agrinas Palma Fokus Bangun Fondasi Sawit Berkelanjutan

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:13

Selengkapnya