Berita

Menteri Koperasi Budi Arie Setiadi menerima kunjungan jajaran pengurus Srikandi Arun/Ist

Politik

Menkop Dukung Srikandi Arun Bentuk Koperasi Pengemudi

JUMAT, 13 DESEMBER 2024 | 20:33 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Menteri Koperasi (Menkop) Budi Arie Setiadi mendukung penuh Rumah Berdaya Pengemudi Indonesia (RBPI) yang merupakan member dari Srikandi Advokasi Rakyat Untuk Nusantara (Arun), untuk membentuk sebuah badan hukum koperasi.

Hal ini disampaikan Menkop saat menerima kunjungan jajaran pengurus Srikandi Arun, di Kantornya, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Jumat 13 Desember 2024.

"Terlebih lagi, jumlah anggota RBPI sudah mencapai 18 ribu orang di seluruh Indonesia, seperti sopir logistik, driver online, dan sebagainya. Ini potensi luar biasa yang bisa kita kembangkan dalam wadah koperasi," jelasnya.


Budi Arie melanjutkan, kalau koperasi sudah terbentuk, maka terkait sparepart, bahan bakar (bensin), cuci steam, warung makan pengemudi, dan sebagainya, bisa dikelola oleh koperasi. 

"Nama koperasi saya sarankan yang singkat namun mudah diingat, yakni Kopdi, Koperasi Pengemudi Indonesia," ucapnya.

Dia meyakini, bila potensi itu bisa diorganisir dengan baik dalam wadah koperasi, bukan tidak mungkin bisa dilibatkan untuk mensukseskan program Makan Bergizi Gratis (MBG). 

"Nantinya, Kopdi yang khusus menangani terkait distribusi makanan ke sekolah-sekolah atau tempat lain," ucap Budi Arie.

Selain kalangan pengemudi, Menkop juga mendorong organisasi Ojek Online (Ojol) yang juga merupakan bagian dari Srikandi ARUN, untuk segera membentuk koperasi. 

"Tujuannya, agar para Ojol memiliki posisi tawar yang kuat ketika berhadapan dengan perusahaan aplikasi," tandasnya.


Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya