Berita

Kepala Badan Pelaksana BPKH, Fadlul Imansyah/Ist

Politik

Tata Kelola Keuangan Haji dan Ekosistem Halal Ditingkatkan Tahun 2025

KAMIS, 12 DESEMBER 2024 | 21:11 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Memasuki usia ke-7 tahun, Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) menegaskan komitmennya untuk meningkatkan tata kelola keuangan haji yang efisien serta berdampak positif bagi perekonomian umat. 

Dalam peringatan Milad ke-7 di Hotel Pullman, Jakarta, Kepala Badan Pelaksana BPKH, Fadlul Imansyah, memaparkan rencana strategis lembaga pada tahun mendatang.

“Ke depan, kami akan lebih fokus pada perbaikan proses bisnis, pemanfaatan teknologi digital, dan penguatan prinsip-prinsip syariah dalam pengelolaan dana haji,” ujar Fadlul pada Kamis 12 Desember 2024.


Ia juga menekankan pentingnya strategi investasi yang optimal, dengan menyeimbangkan aspek keamanan, likuiditas, dan imbal hasil.

"Agar dana haji dapat berkelanjutan kami akan fokus pada investasi yang aman serta mendukung ekosistem penting perhajian, dan ekosistem halal juga akan ditingkatkan demi memperkuat ekosistem haji domestik hingga nasional,"tegasnya.

Fadlul menyebutkan bahwa dana kelolaan haji BPKH terus mengalami peningkatan signifikan, mencapai Rp166,7 triliun per September 2024, naik dari Rp166,5 triliun tahun sebelumnya. Sementara proyeksi hingga akhir tahun 2024 dibidik di angka Rp170,5 triliun, atau tumbuh 2,3 persen dibandingkan tahun 2023.

"Peningkatan dana kelolaan ini mendukung peningkatan nilai manfaat yang dihasilkan oleh BPKH," jelasnya.

Sejak 2018, BPKH juga telah menyalurkan dana lebih dari Rp1,03 triliun melalui program kemaslahatan umat, termasuk pemberdayaan ekonomi umat dan pembangunan fasilitas pendukung ibadah haji. Ke depannya, kata Fadlul program ini akan terus dilanjutkan.

"Pencapaian ini mencerminkan upaya BPKH dalam mencapai tujuan meningkatkan kemaslahatan umat Islam Indonesia. BPKH optimistis dapat terus memberikan kontribusi yang berarti bagi umat Islam Indonesia," tegasnya.

Adapun acara Milad ini turut dihadiri sejumlah tokoh penting, antara lain Penasihat Khusus Presiden Bidang Haji Muhadjir Effendi, Wakil Menteri Agama Romo R Muhammad Syafi’i, dan Ketua BAZNAS KH. Noor Achmad, Ketua Dewan Pengawas BPKH Firmansyah N. Nazaroedin, hingga Ketua Badan Wakaf Indonesia Kamaruddin Amin.


Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

KPK NU Demo di Gedung Merah Putih KPK, Desak Penangkapan Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:23

UPDATE

Wall Street Hijau Usai Data Tenaga Kerja Redupkan Sinyal Kenaikan Bunga The Fed

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:21

Biaya Perawatan Naik 106 Persen, Deteksi Dini Penting untuk Tekan Risiko

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:05

Harga Solar Naik Tinggi, G7 Lepas 100 Juta Barel Cadangan

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:51

Bank Syariah Jumbo Bakal Bertambah, OJK Pasang Target Lima Pemain

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:21

Bursa Eropa Bangkit, DAX Naik 1,17 Persen

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:06

Digitalisasi Parkir On Street Efektif Cegah Pungli

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:53

Suyudi-Wahyu Memimpin Polri: Tujuh Agenda Besar, Saatnya Pembuktian

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:22

Awas, Aktivitas Merapi Melonjak

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:04

Pengamen Dilarang Aktivitas di Mikrotrans dan Halte Transjakarta

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:53

Ahli Hukum Diusir MK, Apakah Gibran Sudah Bisa Didiskualifikasi?

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:34

Selengkapnya