Berita

Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya/RMOL

Politik

Indonesia Tidak Ada Ibukota Saat Ini, Begini Kata Kemendagri

SELASA, 10 DESEMBER 2024 | 22:36 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Indonesia saat ini tidak memiliki ibukota negara, lantaran UU DKJ telah ditandatangani Presiden Prabowo Subianto pada 7 Desember 2024, sehingga Jakarta tidak lagi menjadi ibukota negara Indonesia.

Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya mengatakan setelah diteken Presiden Prabowo atas UU DKJ Itu, maka secara otomatis nomenklatur DKI telah resmi diterapkan. 

Terkait dengan status Indonesia yang tidak memiliki ibukota saat ini, Bima Arya menyiratkan Jakarta masih ibukota meskipun UU DKJ telah diterapkan. 


“Lah beda, ini kan beda, ini hanya nomenklaturnya saja ya tapi untuk ini apa untuk secara resmi berfungsi ya nanti kan, nanti,” ucap Bima Arya di Gedung Nusantara IV, Komplek Parlemen, Senayan, Selasa, 10 Desember 2024.

Bima Arya menegaskan meskipun UU DKJ telah ditandatangani Presiden Prabowo kemarin, fungsi Jakarta saat ini sebagai wilayah administratif Indonesia masih diberlakukna. 

“Ya skrg semua fungsi pemerintahan masih di Jakarta realitanya seperti tadi,” ucapnya.

Terkait ibukota Indonesia, ia menegaskan bahwa Jakarta masih memiliki fungsi sebagai ibukota selama Keppres IKN belum diteken presiden.

“Begini, realitasnya kegiatan politik pemerintahan semuanya di Jakarta. Nantilah kita konfirmasikan lagi semuanya ya, saya harus pastikan lagi itu ya drpd salah ya, saya pastikan lagi,” demikian Bima Arya.

Populer

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

UPDATE

Keputusan Pemerintah Batasi Ekspor Gas ke Singapura Sangat Tepat

Selasa, 27 Oktober 2026 | 01:57

IHSG, Selat Malaka dan Ujian Kedaulatan Ekonomi Indonesia

Selasa, 27 Oktober 2026 | 01:41

MKD Diminta Bersikap Tegas Sikapi Laporan Dugaan KDRT Anggota Dewan

Selasa, 27 Oktober 2026 | 01:20

Singapura, Dino Patti Djalal dan Opini Sesat

Selasa, 27 Oktober 2026 | 00:45

Bareskrim Tahan WN Taiwan Manajer Kapal Pengangkut 1 Ton Ketamin

Selasa, 27 Oktober 2026 | 00:26

Haji Isam dan Kutukan Demokrasi Mahal

Senin, 26 Oktober 2026 | 23:50

Kinerja Sektor Hukum Era Prabowo-Gibran Makin Bertaring

Senin, 26 Oktober 2026 | 23:24

Temui Mendikdasmen, DPR Minta Gerakan Lawan Bullying Diperkuat Lintas Sektor

Senin, 26 Oktober 2026 | 23:09

Balas Singapura! Bahlil Bakal Bangun PLTN di Batam

Senin, 26 Oktober 2026 | 22:18

Pelabuhan Sabang Didorong jadi Hub Internasional yang Ramah Lingkungan

Senin, 26 Oktober 2026 | 22:17

Selengkapnya